Tampilkan postingan dengan label Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Italia. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 September 2015

Meriahnya Karnaval Topeng di Venice (Carnival of Venice)

Karnaval Topeng di Venesia Carnival of Venice

Selain kanal dan gondola, Venice juga terkenal dengan karnaval topengnya yang sudah mendunia dan selalu menarik jutaan pengunjung tiap tahunnya. Mau tahu info selengkapnya?

Carnival of Venice atau Carnevale di Venezia adalah festival topeng dan kostum yang diadakan tiap tahun sekali di Venice, dan asal muasalnya sudah ada sejak abad pertengahan. Karnaval Venice dimulai 2 Jumat sebelum hari Ash Wednesday dan berlangsung hingga Fat Tuesday. Oleh karena itu tanggal pastinya berubah-ubah setiap tahun, tetapi selalu jatuh pada bulan Februari dan/atau Maret, dan berakhir bersamaan dengan berakhirnya hari Lent (sebelum Paskah) yang dirayakan oleh umat Kristiani.

Carnival of Venice

Pada hari-hari karnaval ini, jalanan kota Venice akan dipenuhi oleh orang-orang yang mengenakan topeng aneka bentuk dan ekspresi, dan memakai kostum gaun dan jubah yang glamor. Karnaval ini menarik hingga 3 juta orang tiap tahun dan bebas diikuti oleh siapa saja yang memakai kostum yang sesuai. Carnival of Venice biasanya dimulai dengan prosesi arak-arakan keliling kota yang disebut La Festa delle Marie yang menandakan karnaval telah resmi dimulai. Hari berikutnya, masih akan ada arak-arakan masa bertopeng yang di mulai dari St. Mark’s Square ke jalanan kota Venice. 

Carnival of Venice karnaval festival topeng venice italia

Tak hanya arak-arakan saja, dalam acara karnaval topeng di Venice juga ada acara-acara lain seperti turnamen, pertunjukan musik dan teater di St. Mark’s Square, dan pesta dansa kostum tradisional yang disebut Gran Ballo delle Maschere (Grand Masked Ball). Pesta ini biasanya diadakan di salah satu bangunan istana di Venice yang ditentukan penyelenggara, dan boleh diikuti oleh siapa saja yang mengenakan topeng dan kostum yang memadai. Pada weekend terakhir juga digelar salah satu acara terpenting dalam festival ini yaitu kontes la maschera più bella (the most beautiful mask). Acara ini dinilai oleh sekelompok dewan juri yang terdiri dari para desainer kostum dan desainer fashion internasional. Pada akhir karnaval juga akan ada prosesi arak-arakan gondola dan perahu yang yang sudah didekorasi dengan cantik, menyusuri Grand Canal dan membuat semua orang terkesima, baik warga lokal maupun pengunjung. 

shopping belanja suvenir di Venice Italia

Bagaimana? Tertarik menyaksikan Carnival of Venice secara langsung atau bahkan ikut berpartisipasi? Jika ya, pastikan Anda booking transportasi dan akomodasi jauh-jauh hari, karena banyak sekali yang ingin datang ke Venice pas acara karnaval topeng yang sudah mendunia ini, sehingga kemungkinan besar hotel-hotel di Venice dan transportasi sudah full booked atau penuh menjelang karnaval di mulai. Bersiaplah untuk booking hotel beberapa bulan sebelumnya untuk mendapatkan deal terbaik. Oh ya, kalau Anda suka, topeng khas Venice juga bisa menjadi suvenir yang berkesan dan bermanfaat. Topeng ini bisa dibeli dengan harga murah di kios-kios suvenir atau cari yang lebih mahal buatan pengrajin :)


Artikel Terkait:


11 Tempat Wisata Terkenal di Venice, Italia

Tempat wisata terkenal di Venice Italia popular

Selain Roma, Itali memiliki banyak kota wisata terkenal lainnya, salah satunya adalah Venice atau Venesia (dalam bahasa Italia, Venezia). Jika Anda ke Italia, sudah pasti Venice adalah salah satu kota yang wajib Anda kunjungi. Kota ini tak hanya terkenal dan cantik, tetapi juga sangat unik dan tidak ada duanya di dunia! 

Bagaimana tidak? Kota ini dibangun di atas air dan memiliki ratusan kanal yang yang berliku, sehingga dijuluki sebagai Kota Air dan Kota Apung! Selain itu, bangunan-bangunan di Venice juga memiliki arsitektur yang unik dengan warna dan nuansa lama tersendiri, sehingga di manapun Anda mengambil foto, itu akan tampak indah dan artistik seperti dalam lukisan. Tidak heran jika Venice disebut-sebut sebagai salah satu kota paling indah dan paling romantis di Eropa! Seluruh kota Venice berikut danau tepi lautnya juga sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO loh! Keren yah? Jadi makin pengen kan traveling ke Venice? Oke deh, kalau gitu langsung saja, ini dia tempat wisata terkenal di Venice yang wajib dikunjungi..

1. St. Mark’s Square (Piazza San Marco)

Tempat Wisata Terkenal Di Venice (Venesia), Italia

St. Mark’s Square adalah alun-alun pusat kota Venice, yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan yang berarsitektur indah. Alun-alun ini selalu ramai oleh wisatawan karena memang merupakan pusat kota Venice dan biasa menjadi menjadi tempat meeting point antar wisatawan maupun grup tur. Selain manusia, burung merpati juga tak ketinggalan ikut memadati alun-alun cantik ini, yang menciptakan suasana romantis khas alun-alun Eropa. Beberapa landmark yang bisa Anda lihat di alun-alun ini di antaranya adalah St. Mark's Basilica dan menara loncengnya (campanile), dan juga Doge's Palace. Selain mengagumi keindahan arsitektur bangunan, Anda juga bisa duduk santai di salah satu cafe outdoor di sana sambil menikmati kopi dan suasana alun-alun megah ini. Baca selengkapnya.

2. St. Mark’s Basilica (Basilica di San Marco)
Tempat wisata terkenal di Venice Italia

St Mark’s Basilica adalah gereja paling terkenal di kota Venice yang dibangun pada tahun 1094. Gereja megah ini terletak di tepi utara St. Mark’s Square dan berdampingan dengan bangunan Doge’s Palace. St Mark’s Basilica adalah katedral katolik Roma dari distrik keuskupan Venice. Gereja ini dibangun dengan desain campuran antara gaya arsitektur timur dan barat, sehingga menghasilkan gaya arsitektur yang unik khas Venice. Tak hanya bangunanya yang megah, St. Mark’s Basilica juga memiliki desain yang mewah dan mozaik bersepuh emas. Tak heran jika gereja ini menjadi salah satu tempat wisata di Venice yang paling ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat St. Mark’s Basilica dari dekat. Tertarik ke sini? Baca selengkapnya.

3. Doge's Palace (Palazzo Ducale)
Tempat Wisata Terkenal Di Venice Italia

Doge’s Palace adalah istana bergaya Venetian gothic yang menjadi salah satu landmark utama kota Venice. Istana ini juga terletak di St. Mark’s Square, dan berdampingan dengan St. Mark’s Basilica. Doge’s Palace dulunya adalah istana tempat tinggal pemimpin tertinggi Republik Venice (Doge Venice) namun sekarang istana ini dijadikan museum. Karena dibuka untuk pengunjung sebagai museum, istana ini juga menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Venice yang paling banyak dikunjungi. Ingin tahu apa saja yang bisa dilihat di istana ini? Baca selengkapnya.

4. Correr Museum (Museo Correr)
Tempat wisata terkenal di Venice Italia Correr museum museo correr venice

Correr Museum dalah museum yang terletak di salah satu deretan bangunan pertokoan Napoleon Wing di tepi St. Mark’s Square, tepatnya di bangunan yang di sebut Procuratie Nuove (New Procuracies). Bangunan ini terletak di tepi piazza sebelah selatan dan Anda bisa menemukan Correr Museum di lantai atas. Di dalamnya Anda bisa melihat berbagai ruangan dengan dekorasi yang berbeda yang menggambarkan sejarah kota Venice dan juga koleksi karya seninya. Museum ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 7 malam. Harga tiket 18 euro (termasuk tiket Doge's Palace).

5. Rialto Bridge (Ponte di Rialto)
Tempat wisata terkenal di Venice Italia Rialto bridge shop venice

Rialto Bridge adalah jembatan paling terkenal di Venice. Jembatan ikonik ini merupakan satu dari empat jembatan yang melintasi Grand Canal, dan menjadi pemisah antara distrik San Marco dan San Palo di kedua sisi kanal. Rialto Bridge selesai dibangun pada tahun 1591, dan masih merupakan jembatan yang paling vital di Venice hingga saat ini. Jembatan ini terbuat dari batu, dan memiliki lebar 22,9 m dan panjang 22,8 m. Permukannya sebagian besar berupa anak tangga. Rialto Bridge terbilang unik karena bentuknya sendiri yang melengkung dan tertutup, tak seperti kebanyakan jembatan, dan di atasnya juga terdapat deretan toko seperti halnya di Ponte Vecchio, Florence.

6. Rialto Market (Rialto Mercato)
Tempat wisata terkenal di Venice Italia Rialto market Venice

Selain deretan toko di Rialto Bridge, kawasan dekat jembatan ini juga masih memiliki ‘pusat perbelanjaan’ lain yang tak kalah ramai. Kawasan Rialto memang sudah lama menjadi pusat perdagangan di kota Venice karena merupakan area yang dikembangkan pertama kali. Nah selain toko dan kios-kios di jembatan Rialto dan sekitarnya, tempat belanja lain yang wajib Anda sambangi adalah Rialto Market, yang terletak di sepanjang Grand Canal di distrik San Polo, sebelah barat laut Rialto Bridge. Di pasar ini dijual berbagai bahan makanan segar seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan ikan, dan banyak warga lokal Venice belanja sehari-hari di sini. Anda hanya bisa hanya sekedar jalan-jalan di sini atau membeli bahan untuk membuat makan siang yang sehat dan murah atau untuk piknik. Rialto Market buka setiap pagi dari Senin sampai Sabtu (pasar ikan tutup tiap Senin).

7. Naik Gondola
Cara harga naik gondola di venice

Gondola dan Venice adalah dua hal yang tak terpisahkan. Tak lengkap ke Venice kalau belum naik gondola, dan naik gondola paling afdol ya di Venice. Meskipun ini tidak harus Anda ikuti terutama jika Anda tak mau membayar mahal-mahal, ‘cuma’ untuk naik gondola :D. Ya, naik gondola di Venice memang seperti sudah hal wajib bagi semua wisatawan yang datang ke Venice. 

Dan keberhasilan Venice meng-co-branding Venice & Gondola pun tidak disia-siakan oleh penyedia gondola yang memasang tarif mahal. Anda harus membayar cukup mahal untuk mendapatkan pengalaman ini. Untuk naik gondola sebagai water taxi, Anda kemungkinan akan dikenakan tarif resmi 80 euro (1 juta rupiah lebih) untuk sekali jalan, 40 menit perjalanan, maksimal 6 orang penumpang. Ingin suasana yang lebih romantis dengan naik gondola waktu malam hari? Kalau begitu, bersiap-siaplah membayar lebih mahal. Karena jam 7 ke atas, gondolier memasang tarif 100 euro (1,4 jutaan). Ingin lebih berkesan lagi dengan menyewa gondola privat untuk sendiri atau dengan pasangan, sekalian dengan alunan musik atau lagu dari Gondolier? Bersiaplah untuk membayar lebih mahal lagi :)

Well, sebenarnya untuk gondola biasa, tarifnya tidak terlalu mahal ya, karena tarifnya per gondola bukan per orang, jadi biayanya bisa dibagi dengan penumpang lain. Yang bilang mahal mungkin karena dikira tarifnya per orang :p atau cuma naik 2 orang saja. Jadi berhatilah-hatilah kalau Anda diminta membayar 80/100 euro per orang padahal naiknya rame-rame :D. Atau Anda mungkin bisa melakukan riset atau mencari alternatif lain yang lebih murah, seperti water bus misalnya. Ugh tapi bukan naik gondola dong ya namanya. Ah memang naik gondola di Venice tak tergantikan! :p #kompor.
Baca: Panduan dan Tips Naik Gondola di Venice.

8. Gereja San Giorgio Maggiore
bangunan gereja terkenal Basilica Church of San Giorgio Maggiore Venice

Church of San Giorgio Maggiore adalah gereja indah yang terletak di pulau San Giorgio Maggiore, yaitu pulau kecil yang terletak di sebelah selatan gugusan pulau utama Venice. Pulau kecil ini sangat mudah dikenali dari kejauhan berkat menara lonceng gereja San Giorgio Maggiore yang menjulang yang terlihat mirip dengan menara lonceng St. Mark’s Basilica yang berada di seberangnya. Church of San Giorgio Maggiore didesain oleh Palladio dan dibangun pada tahun 1566. Gereja ini juga menjadi salah satu landmark dan bangunan terkenal di Venice, dan kecantikannya sering sekali diabadikan dari kejauhan di St. Mark's Square.

Dari kejauhan, Anda bisa mengenali gereja ini dengan dinding marmer bagian depannya yang berwarna putih dan dibangun dengan gaya arsitektur Renaissance klasik. Jika Anda ingin melarikan diri sejenak dari padatnya turis di pusat kota Venice, Anda bisa berkunjung ke pulau San Giorgio Maggiore dan melihat gereja ini. Dari sana, Anda juga bisa melihat alun-alun St. Mark’s Square dari sudut pandang yang berbeda. Selain gereja San Giorgio Maggiore, pulau San Giorgio Maggiore juga ditempati oleh gedung pusat Cini Foundation Arts Centre, yang terkenal dengan perpustakaanya dan juga teater terbukanya Teatro Verde. Perahu-perahu yang berlabuh dekat pulau ini juga menjadi pemandangan indah tersendiri yang patut untuk diabadikan.

9. Santa Maria della Salute
Tempat wisata terkenal di Venice Italia

Santa Maria della Salute adalah gereja katolik Roma yang terletak di area segitiga Punta della Dogana, di distrik Dorsoduro, Venice. Gereja ini juga menjadi salah satu landmark dan bangunan terkenal di Venice karena siluetnya yang indah dan mudah dikenali, serta letaknya yang strategis, yaitu dekat ujung daratan berbentuk segitiga di antara dua kanal besar, yaitu Grand Canal dan Giudecca Canal. Anda bisa melihat gereja ini jika memasuki St. Mark’s Square dari laut. 

Tempat wisata terkenal di Venice Italia
Gereja Santa Maria della Salute
Gereja Santa Maria della Salute dibangun dengan gaya arsitektur baroque style yang indah dan selesai dibangun pada tahun 1687. Gereja ini berbentuk oktagonal dengan dua kubah dan sepasang menara lonceng yang cantik di bagian belakang. Karena bentuk dan posisinya yang mencolok, gereja Santa Maria della Salute sering kali menarik perhatian wisatawan dan menjadi salah satu objek yang paling sering dipotret di Venice! Anda bisa mengunjungi gereja yang masih aktif ini untuk melihat interior atau dekorasinya dari dekat. Duduk di depan gereja ini sambil menikmati pemandangan laut di sekitarnya juga tak boleh Anda lewatkan. Setelah puas Anda bisa menyusuri daratan tepi laut ke arah Punta della Dogana, dan taraaa... Anda benar-benar berada di ujung pulau!

10. Punta della Dogana
Tempat wisata terkenal di Venice Italia Gereja Punta della Dogana Bangunan terkenal di Venice
Punta della Dogana di ujung pulau, dengan gereja Santa Maria de la Salute yang ikonik di sebelah kanan
Punta della Dogana adalah museum seni yang menempati bangunan lama kantor bea cukai Venice, yang disebut Dogana da Mar. Karya seni di museum ini dipajang di dalam bangunan Dogana da Mar yang bentuknya mengikuti bentuk ujung pulau, yaitu bentuk segitiga. Punta della Dogana juga menjadi sebutan untuk area tempatnya, yaitu area berbentuk segitiga di ujung pulau di distrik Dorsoduro, Venice, dan sekumpulan gedung yang menempatinya yaitu (berurutan dari ujung): Dogana da Mar, Patriarchal Seminary of Venice, dan Santa Maria della Salute. Di area kosong tepat di ujung pulau dulunya terdapat sebuah patung, namun sekarang sudah diganti dengan sebuah tiang lampu. Dari tempat ini, Anda bisa melihat pulau dan gereja San Giorgio Maggiore dari kejauhan, yang berada tepat di seberangnya.

11. Carnival of Venice (Carnevale di Venezia)
Tempat wisata terkenal di Venice Italia
Lagi-lagi berfoto dengan latar belakang tepi pelabuhan dan gereja San Giorgio Maggiore dari kejauhan
Selain kanal dan gondola, Venice juga terkenal dengan topengnya. Carnival of Venice atau Carnevale di Venezia adalah festival topeng dan kostum yang diadakan tiap tahun sekali di Venice, dan asal muasalnya sudah ada sejak abad pertengahan. Karnaval Venice dimulai 2 Jumat sebelum hari Ash Wednesday dan berlangsung hingga Fat Tuesday. Oleh karena itu tanggal pastinya berubah-ubah setiap tahun, tetapi selalu jatuh pada bulan Februari dan/atau Maret, dan berakhir bersamaan dengan berakhirnya hari Lent yang dirayakan oleh umat Kristiani.

Pada hari-hari karnaval ini, jalanan kota Venice akan dipenuhi oleh orang-orang yang mengenakan topeng aneka bentuk dan ekspresi, dan memakai kostum gaun dan jubah yang glamor. Karnaval ini menarik hingga 3 juta orang tiap tahun dan bebas diikuti oleh siapa saja yang memakai kostum yang sesuai. Carnival of Venice biasanya dimulai dengan prosesi arak-arakan keliling kota yang disebut La Festa delle Marie yang menandakan karnaval telah resmi dimulai. Hari berikutnya, masih akan ada arak-arakan masa bertopeng yang di mulai dari St. Mark’s Square ke jalanan kota Venice. Tak hanya arak-arakan saja, dalam acara karnaval Venice juga ada acara-acara lain seperti turnamen, pertunjukan musik dan teater di St. Mark’s Square, pesta dansa kostum tradisional, dan kontes pemilihan topeng tercantik. Baca selengkapnya di sini.

Oh ya, kalau Anda berencana ke Venice pas karnaval, pastikan Anda booking transportasi dan akomodasi jauh-jauh hari, karena kemungkinan besar hotel-hotel di Venice dan transportasi sudah full booked atau penuh menjelang karnaval di mulai. Bersiaplah untuk booking hotel beberapa bulan sebelumnya.





























Minggu, 27 Oktober 2013

Menelusuri Jejak Romeo dan Juliet di Verona, Italia

Romeo dan Juliet di Italia Juliet's House statue and Balcony

Di Italia, terdapat sebuah kota yang menjadi tujuan ‘ziarah’ romantis di mana para peziarahnya mencari jejak-jejak Romeo dan Juliet di kota ini. Kenapa bisa di Italia? Bagi yang lupa-lupa ingat atau memang nggak tahu karena nggak terlalu care :p (saya juga tahu cerita Romeo dan Juliet cuma dari film :D), cerita Romeo and Juliet memang terinspirasi dari kisah cerita kuno asal Italia, yang kemudian dikembangkan dan dibuat menjadi cerita drama oleh William Shakespeare.

Dan kota mana di Italia yang sekarang dikenal sebagai kota Romeo dan Juliet? Tidak lain dan tidak bukan adalah Verona. Kenapa Verona? Itu karena Shakespeare menjadikan Verona sebagai setting lokasi tempat kisah drama Romeo dan Juliet yang ditulisnya. Dan di baris pertama naskah dramanya juga disebut-sebut kata Verona. Begini bunyinya: “Two households, both alike in dignity, In fair Verona, where we lay our scene, From ancient grudge break to new mutiny, Where civil blood makes civil hands unclean.” 

Nah sudah clear kan sekarang? :). Kalau begitu mari kita mulai cari tahu ke mana saja harus menelusuri jejak-jejak Romeo dan Juliet di Verona, Italia.

1. Balkon, Patung, dan Rumah Juliet (RumahJuliet’s House, Balcony, and Statue)

Juliet's house verona
Sisi lain Juliet's House
Tempat yang wajib dikunjungi pertama kali adalah Juliet’s House atau Casa di Guiletta, yang sudah menjadi salah satu tempat wisata paling populer di Verona. Juliet’s House adalah sebuah mansion milik keluarga Capello yang terletak di Via Capello, di pusat kota Verona, Italia. Karena memiliki kemiripan nama (Capello Vs Capulet) rumah inipun telah lama dipercaya sebagai setting rumah keluarga Capulet (keluarga Juliet) dalam kisah drama Romeo dan Juliet yang ditulis oleh William Shakespeare. 

Bangunan Casa di Guiletta sendiri dibangun pada abad 13 dan telah ditinggali oleh keluarga Capello selama berabad-abad. Pada tahun 1936, rumah ini direstorasi besar-besaran termasuk ditambahkannya balkon (yang dikenal dengan Juliet’s Balcony), jendela, dan pintu bergaya gothic style. Dan rumah inipun kemudian di’deklarasi’kan sebagai Juliet’s House untuk menarik para wisatawan, dengan daya tarik utamanya adalah Juliet’s Balcony, Juliet’s Statue dan beberapa tradisi unik terkait cerita cinta Romeo dan Juliet.

Hingga sekarang, perdebatan minor tentang ‘keabsahan’ Juliet’s House di Verona inipun masih berlangsung; tentang apakah benar rumah ini ada kaitannya dengan kisah cinta yang melegenda Romeo dan Juliet atau tidak sama sekali, hingga perdebatan yang paling mendasar tentang apakah Juliet, Romeo, dan kisah cinta mereka pernah benar-benar ada atau hanya sekedar imaginasi dan cerita fiktif belaka. Dan jika ternyata cerita ini memang tidak nyata (seperti kelihatannya dan seperti yang dipercayai oleh sebagian kalangan peneliti), berarti juga tidak ada tempat di mana kisah ini terjadi. Dengan kata lain, tidak ada yang namanya Juliet’s House dll di dunia nyata! Nah loh? 

Namun meskipun ke-legit-annya masih simpang siur tak jelas, hal ini tidak menghentikan para wisatawan dan pasangan kekasih dari seluruh penjuru dunia untuk mengunjungi Rumah Juliet di Verona Italia. Dan entah siapa yang pertama kali mengklaim atau mengembor-gemborkan tentang Juliet’s House, yang jelas, tempat ini sekarang merupakan salah satu tempat wisata paling laris di Verona yang selalu dipadati oleh pengunjung tiap tahunnya. Rumah Juliet ini sendiri sebenarnya bisa dibilang tidak terlalu istimewa; berdinding batu bata dengan plesteran yang tidak rata, dan balkonnya kecil. Tetapi memang balkon seperti inilah yang disebut dengan Juliet’s Balcony. Dan bahkan Juliet’s Balcony ini sudah jadi istilah di dunia desain rumah, untuk membedakannya dengan balkon ‘sungguhan’ yang berukuran besar.

Meskipun dari segi fisik tidak terlalu istimewa, tetap saja, Juliet’s House memiliki daya tarik ruar biasa. Mungkin inilah yang disebut kekuatan cinta! Haha. Kekuatan cinta Romeo dan Juliet maksudnya. Dan betapa kebesaran dan ketenaran kisah cinta mereka tak lekang oleh waktu dan masih bisa dirasakan hingga sekarang, bahkan diabadikan dengan adanya Juliet’s House ini. Dan mungkin kekuatan cinta jualah yang membawa sebagian besar para ‘pecinta’ (entah dengan pasangannya atau tidak) untuk menyambangi tempat unik ini dan melakukan ‘tradisi’ ziarah yang sudah lama berkembang di Verona House.

Juliet's house love note
Pintu masuk Juliet's House penuh 'catatan cinta'
Apa saja tradisinya? Wisatawan yang datang ke sini biasanya memadati courtyardnya yang sempit di mana terdapat Balkon Juliet dan juga patung Juliet karya Nereo Costantini yang terbuat dari perunggu. Salah satu tradisi yang biasa mereka lakukan adalah naik dan berfoto di Balkon Juliet, mungkin sambil membayangkan adegan balkon yang pernah mereka lihat dalam film Romeo dan Juliet. Tradisi lain adalah menggosok dada kanan patung Juliet yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan dalam hal percintaan. Lihat saja warna patung pada bagian dada kanannya. Bukan hanya berbeda karena lebih mengkilap, tetapi juga karena memang sudah ditambal karena berlubang akibat terlalu sering digosok. Ckck. Bukan hanya dada kanan saja, tangan kanan patung Juliet juga warnanya berbeda. Itu karena selain menggosok dada, pengunjung juga biasanya berfoto di samping patung Juliet sambil berpose menggandeng tangan kanannya :D.

Juliet statue in verona
Patung Juliet
Selain itu, tradisi lain yang biasa dilakukan adalah membuat catatan cinta di atas sepotong kertas, yang bisa berisi puisi, harapan, ikrar, atau pernyataan cinta mereka, dan kemudian ditempel di pintu, dinding, dan lantai di Juliet’s House, terutama di pintu dan lorong masuk dan juga di dinding di sekitar Balkon Juliet. Selain dengan kertas, banyak juga yang menuliskan catatan cinta mereka langsung di atas tembok dan menempel perhiasan-perhiasan kecil atau permen karet yang dibentuk hati! (Ew, this is crafty, childish, or simply passionate?). Bisa dibayangkan kan, seperti apa penuhnya tempat ini jika semua pengunjung, yang mungkin jumlah sudah berapa ratus ribu, menempelkan kertas atau membuat grafiti di tempat ini. Pasti sangat penuh dan kertas-kertas serta tulisan baru harus bersaing untuk mendapatkan tempat kosong atau spot strategis :p. 

love note in juliet's house
Kertas dan coretan di dinding lorong masuk Juliet's House
Dan melihat ini pengelola Juliet’s House pun tidak tinggal diam (halah). Selain karena alasan penuh, ternyata kertas-kertas dan tulisan-tulisan ini juga menimbulkan masalah estetika dan juga kebersihan. Apalagi kalau menempelkannya pakai permen karet! Belum lagi kalau kertas-kertasnya jatuh dan bertebaran tertiup angin :p, jelas bakal jadi problem sampah. Karena itu secara berkala pengelola museum membersihkan semua ‘memorial-memorial’ yang ditinggalkan oleh pengunjung. (Bagaimana ya reaksi pemasangnya kalau tahu kertas yang berisi harapan atau ikrar cinta indah mereka dibuang begitu saja dan berakhir di onggokan tong sampah? :p. Sama kasusnya seperti ribuan gembok cinta di Pont des Arts di Paris yang pernah dibersihkan secara total. Saya sampai shock dengernya. lol). 

love notes in juliet's house verona
Dinding lorong setelah dilapisi papan
Jadi kalau suatu saat Anda ke sana, pemandangannya mungkin sudah berbeda dengan yang ada di foto-foto ini. Karena sekarang, menempelkan kertas dan corat-caret di sembarang tempat sudah dilarang di Juliet’s House, apalagi menempel pakai permen karet. Dan sebagai gantinya, pengunjung masih bisa menempel kertas-kertas catatan cinta di tempat-tempat tertentu yang memang sudah dialokasikan khusus untuk hal ini. Seperti misalnya di pohon-pohon yang sudah disediakan dan juga kedua sisi didinding di lorong masuk yang telah dilapisi dengan papan sehingga mudah diganti dan dibersihkan. Mungkin Anda juga masih melihat beberapa catatan yang tidak pada tempatnya, namun Anda jangan coba-coba mengikutinya, karena bisa jadi Anda malah kena denda. Dan selain menempel di kertas, kita juga bisa mengirim catatan cinta kita melalui SMS atau ‘email’ yang kemudian akan di display di layar khusus di Juliet’s House. Hoho. 

Selain meninggalkan catatan cinta, pengunjung juga banyak yang membuat surat cinta yang ditujukan untuk Juliet. Dan katanya juga, setiap tahunnya ada banyak surat untuk Juliet yang dikirim ke sini dari seluruh penjuru dunia. Wow, gila ya? Lebih gila lagi surat-surat yang datang ini kemudian dibalasi oleh sukarelawan Verona yang tergabung dalam Juliet Club! Klub inipun memiliki kantor di Juliet’s House, yaitu di tingkat atas dekat courtyard. Tradisi mengirim surat cinta untuk Juliet ini, kata kepala klub Juliet, berawal dari tahun 1937 saat sebuah surat yang beralamatkan “Juliet, Verona” ditemukan di dekat Makam Juliet (Juliet’s Tomb). Wow, menarik sekali ya cerita-cerita terkait Romeo dan Juliet di Verona ini. Anda tertarik untuk mengirim surat ke Juliet? Kalau tertarik coba saja. Dan lihat seperti apa balasannya. haha.

Oh iya, tahu kan kalau Juliet’s House, Juliet’s Balcony, dan patung Juliet juga muncul dalam novel Edensor karya Andrea Hirata sebagai tempat-tempat yang dikunjungi oleh Ikal. Jadi jika Anda penggemar Andrea Hirata atau novel ini khususnya, Anda mungkin juga punya alasan lain untuk mengunjungi Rumah Juliet, Balkon Juliet, dan patung Juliet di Verona ;). Jika tidak ingin datang saat terlalu ramai, datanglah pagi atau sore hari. Dan soal Juliet’s Tomb, jika Anda juga terinspirasi untuk meninggalkan surat di sana :p, bisa lihat informasinya di no#3 :)
         
Alamat Juliet’s House: Via Cappello 23, Verona, Italy
Jam buka:
Senin: Pkl 13.30-17.30
Selasa-Minggu: Pkl 08.30-19.30
Harga tiket masuk: 
- Untuk masuk ke halaman (courtyard) GRATIS. 
- Untuk masuk ke dalam rumahnya (museum): 4€

2. Romeo’s House
Romeo's house verona
Romeo's House
Nah setelah menemukan rumah Juliet, sekarang saatnya menemukan rumah kekasihnya, yaitu Romeo? Wah ada juga ya rumah romeonya? Ada donk. Tidak jauh dari Juliet’s House yaitu di Via Arche Scaligere 4, terdapat sebuah bangunan tua berdinding batu bata yang disebut Casa Montecchi. Rumah ini telah lama dikenal sebagai Romeo’s House atau Rumah Romeo di Verona. Meskipun demikian, rumah ini adalah rumah pribadi sehingga kita tidak bisa masuk ke dalam dan juga tidak banyak yang bisa dilihat, selain sebuah tanda di dinding yang menyebutkan bahwa bangunan tersebut adalah rumah Romeo.

Alamat: Via Arche Scaligere 4, Verona

3. Juliet’s Tomb
makam Juliet's Tomb verona
Makam Juliet
Nah, selain rumah Romeo dan Juliet, kita juga bisa lho ber’ziarah’ ke tempat peristirahatan terakhir Juliet. Makam Juliet atau Juliet’s Tomb (yang dalam bahasa talia disebut sebagai La Tomba di Giulietta) terletak di Via del Pontiere, tepatnya di cloister/serambi San Francesco al Corso di Cappucin Church. Gereja ini juga ditempati oleh Antonian Fresco Museum, jadi Anda bisa sekaligus mengunjungi museum ini setelah melihat Juliet’s Tomb. 

Alamat: Cappucin Church, Via del Pontiere, Verona

Dan sampai di sinilah perjalanan menelusuri jejak Romeo dan Juliet di Verona, Italia. Sayang penelusuran kita harus berakhir di sini. Tapi jangan khawatir, Anda masih bisa lanjut menjelajah dan menelusuri jalanan kota Verona dan menemukan sisi-sisi romantis lain dari kota ini. Untuk infonya, sekarang masih daam proses pemasakan :p, jadi tunggu saja. Kalau tidak mau ketinggalan, bisa join di Facebook page Explorer Guidebook. Di sana selalu diupdate info terbaru, info kece tapi sulit ditemukan karena sudah terkubur dalam-dalam :p, dan juga sharing info keren-keren lainnya yang bahkan tidak ada di blog ini, haha *oops*. Jadi langsung saja ke TKP ya, jangan cuma ngintip doank, tapi juga gabung, biar tidak ketinggalan dan dapat update langsung di facebook kamu. Ok? See you there!


All articles ©explorerguidebook.blogspot.com

Senin, 08 Juli 2013

Daftar 10 Tempat Wisata Populer di Italia (Part 2)



Sudah baca Daftar 10 Tempat Wisata Populer di Itali (Part 1) tapi masih kurang puas? Masih ingin tahu dan mengunjungi lebih banyak tempat wisata lagi di Itali? Baiklah, berikut ini saya rangkumkan (lagi) 10 tempat wisata populer di Italia (part 2) untuk memuaskan hasrat Anda terhadap Italia dan mengenal lebih dekat negara yang penuh dengan tempat bersejarah ini. Ready? Let's gooo!

1.     Spanish Steps di Spanish Square, Roma
Spanish Steps Flowers MayMeskipun namanya Spanish, tapi tempat ini tidak berada di Spanyol melainkan di Roma, Italia. Spanish Steps adalah sebuah tangga lebar yang menghubungkan Piazza di Spagna (Spanish Square) di bawah dan Piazza dei Monti depan gereja TrinitĆ  dei Monti di atas. Tangga ini sangat populer di kalangan turis dan juga warga lokal sebagai tempat kumpul-kumpul dan duduk-duduk sambil bercengkrama dan menikmati suasana alun-alun Piazza di Spagna. Spanish Steps bisa sangat penuh oleh pengunjung saat musim liburan seperti musim panas dan juga bulan Mei saat tangga ini dihias dengan banyak pot bunga Azalea warna-warni. Kombinasi Spanish Steps, gereja TrinitĆ  dei Monti dengan menara lonceng kembarnya, dan juga obelisk di depan gereja menciptakan pemandangan yang cantik di Piazza di Spagna. Selain itu, di alun-alun ini juga terdapat sebuah air mancur simple karya Bernini, dan sebuah pilar monumen di alun-alun bagian tenggara.


Piazza del Papolo adalah alun-alun bergaya neo klasik berbentuk oval yang menjadi salah satu alun-alun paling terkenal di kota Roma, Italia. Alun-alun ini dikelilingi oleh sejumlah bangunan bersejarah dan menarik, terhitung ada 3 gereja dengan 2 gereja merupakan gereja kembar, dan 3 bangunan palazzo yang memagari alun-alun ini. Di Piazza del Papolo juga terdapat beberapa struktur dekoratif yang menghias alun-alun, yaitu sebuah obelisk dan 3 buah kolam air mancur. Obelisk ini bersama dua gereja kembar dan 3 jalan di antaranya membentuk pemandangan simetris yang menjadi ciri Piazza del Papolo. Sebagai salah satu tempat wisata paling populer di Roma dan Italia, Piazza del Papolo yang berarti People’s Square/Plaza, sering digunakan sebagai lokasi syuting film, salah satunya adalah film adaptasi novel karya Dan Brown, Angels and DemonsBaca selengkapnya di Piazza del Papolo, Alun-alun di Gerbang Kota Roma

3.     Piazza del Duomo, Milan
Piazza del Duomo Milan
Galleria Vittorio Emanuele II (kiri) dan Milan Cathedral (kanan)
Piazza del Duomo Milan adalah alun-alun katedral sekaligus alun-alun utama kota Milan, Itali. Sejak zaman Romawi, alun-alun ini sudah menjadi jantung kota dan menjadi pusat kehidupan keagamaan di Milan pada masa abad pertengahan. Saat ini, Piazza del Duomo Milan masih menjadi pusat keramaian dan jantung kota Milan, yang selalu menarik para turis dan juga warga lokal untuk mengunjungi alun-alun ini. Piazza del Duomo Milan dikelilingi oleh sejumlah bagunan menarik, salah satunya adalah katedral (duomo) kota Milan yang mendominasi alun-alun ini dengan warnanya yang putih, desainnya yang meriah, dan ukurannya yang besar. Selain Milan Cathedral, bangunan lain seperti gang beratap pusat perbelanjaan Galleria Vittorio Emanuele II, Palazzo Settentrionale, dan Palazzo Meridionale, juga sayang untuk dilewatkan.

Doge's Palace Venice
Doge's Palace di Alun-alun St. Mark's Square
Doge’s Palace (atau dalam bahasa Italia Palazzo Ducale) adalah sebuah istana bergaya Venetian gothic style yang menjadi salah satu landmark utama kota Venezia (Venice). Istana ini terletak di alun-alun indah Piazza San Marco, di tepi danau pinggir laut di kota Venice, Italia. Doge’s Palace dulu adalah istana tempat tinggal penguasa tertinggi Republik Venice (Doge of Venice) dan sekarang istana ini dijadikan museum. Istana ini memiliki gaya arsitektur Venetian gothic style, yaitu perpaduan antara gaya arsitektur gothic dan Byzantium, dengan serambi bertiang yang khas di lantai satu dan dua. Sejak dibuka untuk pengunjung sebagai museum pada tahun 1923, Doge’s Palace menjadi salah satu tempat wisata yang paling ramai dikunjungi di Venice. Apalagi letaknya yang strategis, yaitu berada di pusat kota dan dekat dengan landmark dan tempat-tempat wisata populer lain di Venice seperti St. Mark’s Square dan St.Mark’s Basilica. Baca selengkapnya di Doge's Palace, Istana Landmark Kota Air Venice

St Mark's Basilica Venice
St Mark’s Basilica atau Basilica di San Marco adalah gereja paling terkenal di kota Venisia (Venice), Itali. Gereja megah ini terletak di tepi utara St Mark's Square dan berdampingan dengan Doge’s Palace di Venice, Italia. St Mark’s Basilica adalah katedral katolik Roma dari distrik keuskupan Venice dan merupakan salah satu contoh termasyhur dari gaya arsitektur Byzantium. Gereja ini dibangun dengan desain campuran antara gaya arsitektur timur dan barat, menghasilkan gaya arsitektur unik khas Venice. Karena desainnya yang mewah dan mozaiknya yang bersepuh emas, gereja ini juga disebut Chiesa d’Oro atau “Church of Gold”. Baca selengkapnya di St. Mark's Basilica, Gereja Megah Landmark Venice

6. Uffizi, Florence
Ponte Vecchio, vasari corridor, and uffizi
Kiri ke kanan: Ponte Vecchio, Vasari Corridor, Uffizi
Uffizi Palace atau sekarang disebut Uffizi Gallery (Galleria degli Uffizi) adalah istana bekas kantor administrasi pemerintahan Medici (pemerintah Florence) yang sekarang menjadi museum. Uffizi Gallery, atau biasa disebut Uffizi saja, adalah museum paling terkenal di Florence, dengan koleksi lukisan Renaissance-nya yang terbesar di dunia, termasuk karya-karya para pelukis terkenal seperti Raphael, Rembrandt, Michelangelo, Leonardo Da Vinci, dan Botticelli. Museum ini terletak di pinggir sungai Arno di Florence, tepat di ujung jembatan terkenal, Ponte Vecchio. Uffizi Gallery berbentuk huruf U, dengan 2 galeri panjang yang dihubungkan oleh 1 galeri pendek yang membuka ke arah sungai. Bagian tengahnya membentuk courtyard yang disebut Piazza degli Uffizi. Pada musim panas, piazza ini dipadati oleh pengunjung dan juga seniman jalanan yang menawarkan berbagai pertunjukan dan juga jasa melukis atau menggambar wajah.

7. Pitti Palace dan Boboli Garden, Florence
Pitti Palace and Boboli GardenPalazzo Pitti atau Pitti Palace adalah istana bekas tempat tinggal pemerintah Florence (Medici) yang terletak di Oltarno, di sisi sungai di seberang pusat sejarah kota Florence, Italia. Pitti Palace sekarang menjadi kompleks museum di mana kita bisa melihat interior mewah ruangan royal apartment, lukisan zaman Renaissance dan Baroque, koleksi pakaian zaman kerajaan, kereta kencana, hingga karya seni modern. Bekas istana yang dibangun pada abad 15 ini mempunyai area yang luas, termasuk sebuah area terbuka di depan istana (Piazza dei Pitti), courtyard di bagian dalam, dan juga taman bunga di belakang istana (Boboli Garden). Untuk tiketnya, kita bisa membeli tiket kombinasi yang memberi akses masuk ke museum di Pitti Palace dan juga Boboli Garden.

8. Palazzo Vecchio, Florence
Palazzo Vecchio Florence

Palazzo Vecchio adalah bekas balai kota/city hall Florence yang sekarang menjadi museum. Bangunan khas yang berbentuk mirip seperti sebuah benteng ini merupakan salah satu landmark paling terkenal di Florence, dengan menara loncengya terlihat menonjol di antara bangunan-bangunan lain di area Ponte Vecchio. Palazzo vecchio (Old Palace) dibangun pada awal abad 14 dan sempat memiliki beberapa nama, yaitu Palazzo del Papolo (people’s Palace) dan Palazzo della Signoria. Dan terkait namanya yang ke-2, alun-alun atau area terbuka yang membatasi Palazzo Vecchio hingga kini masih dinamakan Piazza della SignoriaPalazzo Vecchio terletak di pinggir sungai Arno, Florence, dekat dengan Ponte Vecchio, Uffizi Palace, dan Pitti Palace. Dengan membeli tiket masuk, pengunjung bisa berkeliling di bagian dalam Palazzo Vecchio dan melihat interiornya yang indah.

9.     Palace of Caserta, Caserta
Palace of Caserta Itali
Kalau Perancis punya Versailles Palace dan Inggris punya Hampton Court Palace, Italia juga punya istana menakjubkan yang luas, megah, nan indah, yaitu Palace of Caserta. Palace of Caserta adalah istana kerajaan bekas tempat tinggal raja-raja Napoli (Naples) yang terletak di Caserta, Italia bagian selatan. Palace of Caserta, seperti halnya istana-istana lain yang menjadikan Istana Versailles sebagai model (termasuk Hampton Court Palace), memiliki penampakan mirip seperti Istana Versaillesdengan gaya arsitektur Baroque style-nya yang repetitif, interior yang mewah dan dihias dengan karya seni tinggi, dan taman istana yang maha luas. Dan dari sekian banyak istana yang terinspirasi Istana Versailles, Palace of Caserta lah yang mempunyai paling banyak kemiripan dengan bangunan Istana Versailles, sementara tamannya, menurut saya bahkan lebih menakjubkan. Istana spektakuler inipun masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO dan sering menjadi lokasi syuting film-film hollywood, beberapa di antaranya adalah Star Wars I dan II, Mission Impossible III, dan Angels and Demons.

10. Juliet’s House and Balcony, Verona
Juliet's Balcony House statue Verona
Salah satu yang identik dengan Italia, khususnya Verona, adalah kisah cinta Romeo dan Juliet. Karena itu, tempat wisata di Verona yang wajib dikunjungi pertama kali adalah Casa di Guiletta atau Juliet’s House. Juliet’s House adalah sebuah mansion milik keluarga Capello yang terletak di Via Capello, di pusat kota Verona, Italia, yang terkenal dengan patung dan balkon Juliet-nya. Rumah ini telah lama menjadi ikon sekaligus salah satu objek wisata paling laris di Verona dan selalu dipadati oleh wisatawan dan pasangan kekasih dari seluruh penjuru dunia. Ingin tahu kenapa rumah ini disebut Juliet’s House dan apakah benar rumah ini memang rumah Juliet? Apa saja mitos dan tradisi yang dilakukan oleh para pengunjung saat datang ke tempat ini? Temukan cerita selengkapnya di artikel Menelusuri Jejak Romeo dan Juliet di Italia. Di sana, bukan sekedar Rumah Juliet, Anda juga akan menemukan rumah Romeo dan makam Juliet!

Gimana cuy, keren-keren kan tempatnya? ;) Jadi, sudah puas sekarang? Apa?? Masih kurang juga? Oh, give me a break!

Artikel Terkait:






Postingan Populer