Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

5 Merk Kacamata Terbaik

Dalam deretan rak kacamata, terdapat sejumlah merek ternama yang kasual, trendi, dan bergaya. Namun tentu saja Anda harus siapkan bujet berlebih jika ingin membeli kacamata-kacamata terbaik seperti tersebut di bawah ini:
1. Calvin Klein
Merupakan merek terlaris dalam pasar ini. Dengan teknologi mutakhir dan material terbaik, maka lahirlah kacamata Calvin Klein. Juga, memiliki berbagai frame dalam warna yang beragam. Desainnya sangat bergaya dan elegan.
(Sumber: misterspex.co.uk)

2. Ray Ban
Merek ini sebenarnya didesain untuk pilot tentara. Namun pada akhirnya ini jadi kacamata stylish untuk semua orang. Bahkan, sekarang tersedia seri Ray Ban junior untuk anak kecil. Kacamata ini dirancang untuk menghindari ultraviolet dan silau. Dengan rancangan yang elegan, kacamata ini akan jadi hadiah terbaik yang memadukan gaya dan perlindungan.
(Sumber: nimsfitness.com)

3. Prada
Prada selalu identik dengan kemewahan, demikian pula dengan kacamata miliknya yang kini tersedia untuk kaum adam, perempuan, maupun unisex. Kacamata mereka memiliki desain dan batang yang bervariasi, sekaligus cocok digunakan di siang maupun malam hari. Anda bahkan bisa kustomisasi kacamata Prada, misalnya dengan memasukkan deretan berlian di logo yang terdapat di gagangnya.
(Sumber: misterspex.co.uk)

4. Burberry
Merek ternama ini didirikan oleh Thomas Burberry pada tahun 1856. Koleksinya memiliki banyak opsi mulai dari bahan metal dan plastik, plus warna menarik semacam burgundy,abu, merah, dan hitam. Jenis lensanya pun bisa bermacam-macam.
(Sumber: fashionmagazine-best.com)

5. Gucci
Gucci adalah merek fesyen Italia yang yang memproduksi kacamata top class. Kacamatanya bisa dipakai mulai dari pebisnis profesional hingga aktor Hollywood. Ini cocok digunakan baik untuk lelaki maupun perempuan.


sumber

Senin, 25 Juli 2011

7 Situs Asyik Buat Santai

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1721142.jpg

Berikut kumpulan situs yang bisa Anda kunjungi seperti ditulis Huffingtonpost.

Tebak Google

Situs ini merupakan permainan serangkaian gambar yang semuanya ditemukan menggunakan mesin pencari Google. Anda punya 20 detik untuk menebak hal apa yang sedang dicari dan beberapa di antaranya diketahui sulit ditebak.

Unicorn on Computer Paper

Saat comedian Shawn Hollenbach berusia 10 tahun, ia sangat menggandrungi unicorn. Sedikit memalukan memang saat adik perempuannya menemukan koleksi gambar unicorn yang ia gambar kala kecil. Kini, Shawn memutuskan mengunggahnya di internet dalam Unicorn on Computer Paper.

Know What’s F*cking Crazy?

Budaya memang aneh, begitu pula hidup. Know What’s F*cking Crazy? merupakan sebuah blog tempat penulis Jake Dubs mengumbar satu elemen aneh saat itu.

TypeRacer

Penasaran seberapa cepat Anda bisa mengetik tiap menitnya? Ingin merasakan ganasnya kompetisi itu? TypeRacer menjadi wadah untuk itu. Tak hanya bisa membalap waktu, pengguna di seluruh dunia bisa Anda balap.

Taaz

Merasa bosan melihat alis Anda? Selalu berkhayal seperti apa jika alis berwarna hijau? Taaz mampu mewujudkan khayalan Anda setelah Anda mengunggah foto dan foto Anda akan dirias tanpa Anda perlu bereksperimen di dunia nyata.

The Final Image

Seorang blogger bernama Monte mengumpulkan koleksi foto dari adegan terakhir tiap film yang ia tonton untuk dimasukkan proyek The Final Image. Ia mengaku terkadang terkejut ‘apa yang bisa langsung dilupakan setelah menonton’.

Where the F*ck Is This?

Where the F*ck Is This? merupakan situs yang didedikasikan untuk mencari lokasi gambar-gambar indah yang menyebar di internet. Situs ini bisa menjadi cara sempurna memecahkan misteri terkait gambar menakjubkan yang pernah Anda lihat di internet dan tak mengetahui di mana lokasinya.

inilah.com


Minggu, 07 November 2010

Umur Wanita Lebih Panjang Daripada Pria ?

Kenapa wanita memiliki usia rata-rata yang lebih panjang dibandingkan pria? Hasil kajian terbaru menunjukkan, wanita dapat hidup bertahan lebih lama karena sel-sel tubuh mereka lebih baik ketimbang pria dalam hal memperbaiki diri.


Dalam laporan yang diterbitkan Scientific American pada November ini, Professor Tom Kirkwood dari Newcastle University, Inggris, menyatakan, tubuh wanita secara genetika memiliki mekanisme lebih baik dalam hal perbaikan sel-sel rusak demi melahirkan keturunan yang sehat.

Kirkwood dalam sebuah wawancara pekan lalu menyebutkan, fakta itu membuat tubuh pria secara biologis terkesan "sekali pakai" (disposable) dan oleh sebab itulah Kaum Adam meninggal di usia lebih muda.

Kirkwood berargumen, tubuh pria bersifat "sekali pakai" karena gen-gen mereka telah diturunkan kepada generasi berikutnya. "Teori ini sekarang sudah dapat diterima secara luas. Penuaan tidak dipicu oleh waktu," ungkap Kirkwood.

Menurut teori yang berkembang, proses penuaan dalam tubuh diatur oleh gen-gen yang menentukan tingkat pemeliharaan yang memperbaiki kerusakan sel. Sebagian besar kerusakan tersebut tidak dapat dihindari dan timbul akibat radikal bebas.

Kerusakan ini dapat mencederai DNA sel ataupun membran sel yang seharusnya diperbaiki. Beberapa kerusakan juga disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebiasaan merokok. Dalam teori Kirkwood, penuaan adalah sesuatu yang tidak diprogram sebelumnya karena gen-gen yang memperbaiki sel dapat dimodifikasi.

Di Inggris, perbedaan angka harapan hidup pria dan wanita saat ini semakin tipis, yakni sekitar 4,2 tahun (turun dari 6 tahun selama kurun waktu 27 tahun terakhir). Bayi laki-laki dapat hidup hingga usia rata-rata 77,7 tahun, sedangkan bayi perempuan dapat bertahan hingga 81,9 tahun.

Perbedaan ini diduga karena tingginya rata-rata penyakit jantung dan risiko hidup yang harus ditanggung seorang pria. Hormon estrogen juga diklaim melindungi perempuan dari penyakit jantung.


Sumber : http://www.apakabardunia.com/post/sains/inilah-sebab-wanita-lebih-panjang-umur-daripada-pria

Jumat, 05 November 2010

Usia Tersibuk Manusia

Sebuah survei memperkirakan usia 33 merupakan usia paling sibuk, yaitu usia ketika perjuangan untuk menyeimbangkan pekerjaan, keluarga, dan aktivitas sosial memerlukan lebih banyak waktu ketimbang titik lain di hidup kita.

Seperti dikutip dari Daily Mail, usia 33 sangatlah sibuk sampai-sampai banyak orang tidur hanya lima jam setiap malam. Hasil survei menyebutkan bahwa dua pertiga responden mengaku menghabiskan waktu lebih dari 38 jam seminggu di kantor.

Sekitar 60 persen mengatakan mereka memaksakan diri untuk melipatduakan waktu bekerja dan sosial supaya semua rencana bisa dilaksanakan.

Jika waktu pekerjaan dan komitmen keluarga menjadi hal yang mutlak ditaati, orang yang berusia 33 tahun hanya memiliki sisa satu jam bagi diri sendiri.

Seperlima responden mengatakan mereka begitu sibuk sehingga mereka tak memiliki waktu untuk pergi keluar dan bersosialisasi.

56 persen secara reguler terpaksa membawa pekerjaannya pulang, tulis penelitian yang dilakukan olaeh penyedia jasa surat elektronik internet Hotmail.

Sekitar 90 persen dari wanita usia 33 tahun di survei itu berpandangan mereka lebih sibuk ketimbang pria pada usia yang sama.

Anggapan tersebut ada pada perempuan yang sedang mengejar karir pada tingkatan senior, yang ingin menikah, dan yang memiliki keluarga.

Jika usia 33 adalah yang paling sibuk, maka menginjak usia 55 tahun tekanan di kehidupan kita menjadi lebih ringan, utamanya karena karir kita telah melemah seiring waktu dan anak-anak sudah mandiri.

Pada usia itu kami memiliki rata-rata waktu satu jam 23 menit untuk diri sendiri setiap hari.

Mereka yang memiliki usia lebih dari 55 tahun menghabiskan rata-rata 30 jam di kantor, dan tak sampai setengah yang membawa pulang pekerjaan.

Fiona Fyfe dari Hotmail mengatakan statistik penelitian itu menunjukkan bahwa setiap orang berjuang untuk meningkatkan prioritas dalam kehidupan.

"Ketika kita mencapai usia 30-an, karir kita cenderung mendapat tekanan tinggi dan kita memiliki tanggung jawab lebih besar dalam kehidupan pribadi."


Sumber : http://kedooon.blogspot.com/2010/11/usia-33-rilekser-akan-jadi-usia-yang.html

Senin, 25 Oktober 2010

Terlalu Sering Didepan Komputer Bisa Merubah Wajah Kita

http://images.detik.com/content/2010/10/09/766/komputer-ts-dalam.jpg

London, Apakah Anda termasuk orang yang menghabiskan sebagian besar waktu di depan komputer? Jika ya, maka Anda memiliki risiko besar menderita wajah komputer atau 'computer face'.

Orang yang terlalu lama berada di depan komputer hingga berjam-jam dalam sehari memiliki risiko yang besar menderita wajah komputer.

Jika dibiarkan terus menerus, tubuh orang tersebut akan berubah. Perubahannya antara lain memiliki kulit longgar di sekitar rahang dan dagu (leher kalkun) serta keriput di sekitar dahi dan mata.

Wajah komputer merupakan istilah baru yang mendeskripsikan ketidaksempurnaan tubuh serta wajah seseorang. Kondisi ini hampir sama dengan istilah 'rol pisang' untuk kelebihan lemak di bawah pantat.

Istilah ini belum ada dalam kamus kedokteran, namun kata-kata baru terus bermunculan dalam istilah bedah kosmetik yang menunjukkan adanya kerutan serta kelebihan lemak di dalam tubuh. Kerutan yang paling terlihat ada di antara alis. Sehingga wajah komputer masih menjadi istilah baru.

"Para perempuan saat ini telah menggunakan komputer di tempat kerja dalam waktu yang lama, sehingga bisa menimbulkan masalah yang jauh lebih buruk. Dalam waktu 10 tahun ke depan, mereka akan memiliki wajah yang sangat mengerikan," ujar Dr Michael Prager, ahli bedah kosmetik di London, seperti dikutip dari ABCNews, Sabtu (9/10/2010).

Umumnya pasien akan datang untuk melakukan operasi plastik dan memperbaiki bentuk wajahnya. Tapi para dokter biasanya akan mencoba melakukan sesuatu untuk mencegah adanya gangguan medis yang serius. Meski demikian beberapa perempuan tetap saja meminta melakukan operasi plastik untuk memperbaiki wajahnya.

Wajah komputer akan membuat seseorang merasa tidak percaya diri dan memalukan, karenanya sebagian besar orang akan berusaha untuk menghilangkannya melalui operasi plastik.

Untuk mencegahnya, sebaiknya tidak terlalu lama berada di depan komputer, karena selain bisa menimbulkan wajah komputer juga dapat merusak mata.

source: http://lubang-kecil.blogspot.com/

Sabtu, 23 Oktober 2010

Baguskah Pakaian Hitam?


Miriam Silverberg  (INTERNET)
Miriam Silverberg
(Epochtimes.co.id)

Sepintas terlintas di benak saya, bagaimana pendapat Anda tentang warna hitam? Saya baru kembali dari jalan-jalan di sepanjang Madison Avenue dan singgah di restoran kelas menengah untuk mengisi perut, namun saya merasa seperti baru pulang dari sebuah pemakaman massal.

Begitu banyak perempuan mengatakan untuk memakai warna apapun asalkan itu hitam. Saya tidak mengerti hal ini. Ketika semua orang mengenakan warna hitam, sepertinya dia terlihat agak menyedihkan. Bagaimana Anda bisa merasa bersemangat dan ceria ketika Anda tampak begitu menjemukan? Dalam situasi perekonomian ini, perasaan ceria sangat penting.

Saya tahu hitam bisa membuat Anda terlihat lebih ramping, tetapi begitu banyak perempuan yang sehari-harinya menggunakan pakaian warna hitam meski tubuh mereka sudah teramat kurus. Hitam bukan warna yang mudah untuk dikenakan karena ia membiaskan aura kelam pada wajah dan membuat penampilan Anda terlihat suram.

Saya suka warna hitam dan saya punya setumpuk pakaian hitam dalam lemari, sama seperti saya suka warna merah atau warna lainnya, saya juga punya banyak warna lain dalam lemari pakaian. Hanya saja saya tidak mengidolakan warna hitam sementara mengesampingkan warna lain.

Hari ini saya makan siang dengan dua orang gadis yang keduanya mengenakan pakaian hitam dari atas sampai bawah. Sementara saya mengenakan rok putih dan atasan putih bergaris-garis biru, sabuk emas dan aksesoris.

Mereka berdua saling berkomentar tentang penampilan saya yang menawan dan bertanya-tanya apakah mereka harus berhenti memakai warna hitam. Setelah lama berpikir, akhirnya mereka memutuskan tanpa alasan bahwa mereka akan merasa tidak nyaman dengan warna lain dan ketika aku tanya mengapa, jawaban mereka hanya, “yah, semua orang suka warna hitam, semua orang memakainya.”

Semua orang mengenakan warna hitam justru merupakan alasan terbaik yang terpikir olehku untuk menghindari warna hitam. Saya tidak suka berpenampilan serupa dengan orang lain. Saya suka gaun hitam mini dan tidak bisa membayangkan sedang berpakaian rapi tanpa sedikitpun yang kurang. Apabila Anda menemukan diri Anda terjebak dalam sebuah kondisi, terus-menerus memakai hitam atau warna lain yang sama, cobalah Anda terobos. Anda tidak harus memakai merah atau motif bunga. Anda dapat mencoba syal dalam warna lain atau mengenakan tas berwarna cerah.

Anda, yang selalu memakai warna atau gaya yang sama, cobalah ganti dengan sesuatu yang berbeda. Dan kirim tulisan Anda pada saya, biarkan saya tahu bagaimana perasaan Anda. Saya yakin Anda akan kaget karena Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.

Miriam Silverberg adalah seorang jurnalis lepas dan pemilik Miriam Associates Silverberg, sebuah agen publisitas butik di Manhattan. Hubungi silverbergm@mindspring.com.

Jumat, 22 Oktober 2010

Teori Bob Sadino VS Teori Mario Teguh

BOB SADINO
seorang pengusaha nyentrik, kontroversial namun sukses dengan ilmu belajar goblognya.
bob sadino
statementnya :
mau kaya??berhentilah sekolah atau berhentilah kuliah sekarang juga,and start action,karena ilmu di lapangan lebih penting daripada ilmu di sekolahan atau kuliahan
MARIO TEGUH
seorang motivator handal Indonesia
mario teguh
statementnya :
Berhati-hatilah dengan orang yang membanggakan keberhasilannya walaupun dia berpendidikan rendah. Itu tidak boleh dijadikan dalil.
Pendidikan itu penting. Buktinya, dengan pendidikan yang sedikit saja, dia bisa berhasil, apalagi jika dia terdidik dengan lebih baik.
Bukankah kita dianjurkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina?
Dengan ilmu, segala sesuatu bisa mencapai kualitas tertingginya.

Jumat, 20 Agustus 2010

Ternyata Beginilah Pernikahan Itu

Kisah cinta kami (kalau ini pantas disebut sebagai kisah cinta) amat singkat. Dihitung sejak ikrar untuk menjalin hubungan serius hingga ke jenjang pernikahan hanya empat bulan saja. Sementara persiapan pernikahan kami saja hanya sebulan, jangan tanya bagaimana repotnya.

Setelah seperempat abad lebih aku sendiri, setelah tidak sukses menjalin hubungan dengan beberapa lelaki, setelah aku berhasil memperbaiki nasib, setelah aku pasrahkan diriku pada yang Kuasa, seseorang datang dan mengajakku menikah. Bayangkan aku menginginkan hal ini sejak lama dan seseorang menawarkan sebuah pernikahan padaku.

Kalaupun aku mengiyakan ajakannya, bukan karena aku jatuh cinta atau malu di usiaku yang sudah kepala tiga masih belum menikah. Aku menerima lelaki itu lebih karena ingin menjalankan syariah, bahwasannya makhluk hidup di dunia ini berpasangan, demikian juga manusia. Aku tidak mengenal lelaki ini dengan baik, hanya saja aku menghargai niat dan kejujurannya. Cinta aku sudah tak punya, namun ia berhasil sedikit demi sedikit menumbuhkan rasa cintaku yang lama mati.

Ketika prosesi ijab kabul, tak seperti calon mempelai perempuan lain yang kerap menangis saat meminta ijin dari ayah. Dengan mantap aku mengikuti sepatah demi sepatah kata-kata yang dituturkan penghulu saat aku meminta ijin dan restu dari ayah. Saat itu aku tengah sibuk dengan diriku sendiri, kenyataankah ini atau hanya mimpi. Betapa seringnya aku bermimpi tentang sebuah pernikahan, hingga tak lagi dapat kubedakan antara kenyataan dan ilusi.

Satu hal yang membuatku tersadar adalah saat lelaki itu mengucapkan ijab di hadapan penghulu dengan lantang. Ilusikupun berakhir. Aku memandang lelaki yang duduk di sebelah kananku, lelaki yang bakal mengisi separuh sisa hidupku, lelaki yang bakal duduk di singgasana hatiku, lelaki yang akan menjadi pemimpinku. Tak ada rasa getar sedikitpun, saat ia menoleh ke arahku sembari mengangguk, aku membalasnya dengan tersenyum.

Dua minggu seusai acara pernikahan, aku pindah ke rumah suamiku. Kami mulai membenahi rumah. Entah karena capek atau memang keduanya sedang emosi, kami sempat sedikit bersitegang. Bukan masalah yang besar sebetulnya, tapi aku harus menerima akibat dengan diacuhkan selama tiga hari. Ini amat menyiksaku, dalam satu rumah tanpa bertegur sapa. Pernah saat ia terbatuk malam hari, aku tergopoh-gopoh ke dapur mengambilkan air putih. Tapi bantuanku ditolaknya mentah-mentah. Aku malah sempat tidak tahu harus melakukan apa lagi di rumahnya setelah semua pekerjaanku beres. Akhirnya aku hanya terduduk di pojok ruangan sembari menangis diam-diam.

Aku sadari sepenuhnya kalau ini adalah proses adaptasi. Tapi aku tak menyangka kalau ia orang yang betah tidak menegur pasangannya serumah berhari-hari. Orang yang sudah pacaran bertahun-tahun bahkan yang sudah menikah belasan tahun sekalipun masih memerlukan adaptasi, apalagi aku. Karenanya saat diskusi berikutnya, masih dengan ngotot-ngototan yang dikatakannya sebagai salah satu sifat kerasku, aku katakan kalau aku tidak betah dengan sikap diamnya. Ini luar biasa, dua puluh hari pertama (belum sebulan) usia pernikahan kami, sudah terjadi dua kali pertengkaran, berikutnya tepat sebulan usia pernikahan kami dan lima hari setelahnya.

Ia kerap menganggap kata-kataku terlalu keras, bahkan ia pernah membawa strata pekerjaan dalam pertengkaran, sesuatu yang sangat aku haramkan. Karena kalau strata pekerjaan yang dibawa-bawa akan membuatnya terpojok, aku tidak mau melakukan hal itu. Bayangkan setengah tahun aku bekerja di tempatku yang baru, penghasilanku hampir menyamai gajinya. Ini yang membuatku tidak ingin membawa-bawa strata pekerjaan ke dalam rumah. Pemicu pertengkaran kadang hal sepele, kalau tidak ia yang tersinggung, aku yang sedang sensitif. Masalah membesar lebih karena dua-duanya tidak mau mengalah. Pernah suatu saat aku bingung, karena ia marah-marah. Padahal saat itu aku tengah bercanda, ternyata ia menganggap serius candaanku. Alhasil semalaman kami tidur dengan pikiran masing-masing.

Suatu pagi, saat selesai menyediakan sarapannya dan ia tak kunjung bangun padahal sudah aku bangunkan sejak setengah jam sebelumnya. Ternyata mulutku tidak mau berhenti ngoceh, meski dalam konteks bercanda. Akibatnya sebuah jawaban yang mengagetkanku, “Cerewet amat, biasanya juga sarapan diletakkan di meja dah cukup kok, gak usah pake ngoceh!“ Aku tergugu, meski sebuah semburan siap meluncur dari mulutku, sekuat tenaga aku tahan. Kalau aku balas jawab, bakal panjang urusannya. Jangan-jangan bisa sebulan aku tidak ditegur. Tiga hari saja aku sudah tidak kuat.

Diam-diam aku meninggalkannya, aku duduk di belakang sendiri sembari satu-persatu mengunyah sarapanku dengan susah payah. Begini sakitnyakah proses adaptasi itu? Aku sudah mencoba melakukan yang terbaik, sebelum dia bangun aku sudah menyiapkan sarapan dan minumnya, juga pakaian yang harus dikenakannya ke kantor pagi itu. Tanpa sadar, aku menangis. Aku hampir tak dapat menelan sarapanku pagi itu. Inikah kehidupan pernikahan itu? Amat menyiksa dan menyakitkan hati. Aku jadi paham kenapa banyak perempuan yang memilih melajang, tidak menikah dan memutuskan hidup sendiri meski ia memiliki semua kebutuhan duniawi. Beruntung suamiku cepat menyadari, segera ia menyusul kebelakang dan memelukku seraya mengucapkan maaf berulang kali.

Anehnya, pertengkaran kami tersebut kerap terjadi saat weekend, di mana aku selalu membayangkan akhir minggu yang nyaman dengannya. Sesuatu yang bagiku amat langka sekali. Aku sempat merasa takut menghadapi weekend, takut kalau akan terjadi pertengkaran lagi. Aku tidak pernah tahu apa yang ada di kepalanya soal pribadiku, tapi yang aku tahu kian hari aku makin mencintainya. Aku memang bukan tipe pengumbar kata cinta, kalau ia lelaki yang peka mestinya ia tahu hal itu.

Aku sadar sepenuhnya kalau aku sudah memiliki suami dan aku sudah tak lagi bisa egois dan bertindak semaunya. Tapi bukan berarti aku akan menerima saja kalau ada yang tidak beres di depanku. Aku tidak bisa mentolerir suami yang tidak bisa menghargai apa yang telah dilakukan istri. Meski penghargaan itu hanya berupa ucapan terima kasih semata. Kehidupanku memang baru memulai sebuah babak baru dan aku ingin kehidupan pernikahanku bisa berumur panjang bahkan hingga kami sama-sama memasuki usia senja. Karenanya tiap masalah yang aku hadapi, kuanggap sebagai sebuah pelajaran, sebuah penyesuaian dan dua hal ini akan terus aku alami sepanjang hidupku bersamanya. Semoga aku bisa melampaui fase ini.

Kamis, 19 Agustus 2010

Dimanakah Letak Kebahagiaan?

Semua orang mendambakan kebahagiaan, mulai dari seorang filosofis yang mempunyai pemikiran sangat tinggi sampai orang bodoh dengan kesederhanaannya. Sang Konglomerat di Rumah besarnya maupun petani di gubuk sederhananya, sama-sama tidak menghendaki kecemasan dan kegelisahan. Yang menjadi pertanyaan saya "di manakan letak kebahagiaan itu?"

www.haxims.blogspot.com

Kebanyakan dari kita mencari bukan pada sumbernya sehingga kebanyakan dari kita pulang dengan tangan hampa, lelah, sedih dan putus asa. Pada Jaman yang serba globalisasi dan modern seperti sekarang ini mencoba mencari kebahagiaan pada kekayaan materi sesaat dan berbagai ragam pemenuhan kebutuhan inderanya, tetapi ternyata tidak di temukan dan di dapatkan juga, sebab setiap kali terpenuhi satu kebutuhan akan selalu muncul kebutuhan baru untuk kita. Karena pada hakikatnya manusia tidak akan pernah puas.

Rasa bahagia merupakan ekspresi rasa puas atas tercapainya suatu harapan atau cita-cita. Baik itu karena menyangkut diri kita langsung atau tidak langsung karena keberhasilan orang lain.Ada tujuh indikator tentang kebahagian yakni hati yang selalu bersyukur; pasangan hidup yang soleh/soleha; anak yang soleh/soleha; lingkungan kondusif untuk membangun iman; memperoleh dan membelanjakan harta yang halal; semangat untuk memahami agama; dan umur yang baroqah.

www.haxims.blogspot.com

Bersyukur ibarat rantai yang menarik satu nikmat dengan nikmat yang lainnya. Jika diibaratkan nikmat-nikmat yang Allah berikan itu seperti roda, maka rantai-rantai syukur ini adalah rantai penghubung satu roda dengan roda lainnya.
Kalau kita memutuskan rantai syukur, otomatis roda-roda yang dihubungkan dengan rantai tersebut akan terlepas dengan sendirinya. Tanpa syukur kita tidak akan dapat merasakan nikmat yang Allah berikan di dalam hati. Dengan syukur, kita akan selalu mampu ‘merasakan’ kelezatan nikmat yang diberikan-Nya.

Dari banyak pengalaman dan berinteraksi dengan orang-orang dari multidimensi atau berbagai umur dan kalangan, saya bisa mengira-ngira ternyata kebahagian seseorang itu tidak bisa di ukur oleh orang lain. Yang hanya bisa mengukur itu sendiri adalah Individunya sendiri yang merasakannya karena setiap orang mempunyai tujuan hidup dan pemikiran yang berbeda-beda. Saya sebagai penulis juga mulai berfikir di manakah letak kebahagiaan diri saya sendiri? itupun sudah saya planning dari sejak dini agar cita-cita saya tercapai dengan baik dan sukses.

Kita sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna seharusnya tidak harus cepat putus asa dengan apa yang kita dapat dan kita punya. Selalu berpikir positive dan terus gunakan pikiran kita untuk mendapatkan yang lebih baik. Faktor penting dalam kebahagian juga tersirat dari Allah SWT, Keluarga, Sahabat , orang-orang spesial di sekitar kita dan juga diri kita sendiri.

Jadi "Dimanakah Letak Kebahagian kita?", cuma kita sendiri yang bisa menjawab dan menentukan takdir kita sendiri , mau di mana ke mana kehidupan dan kebahagiaan kita. Jangan sia-siakan masa muda kita, teruslah berfikir positive, jangan sia-siakan waktu dan hal-hal yang bukan prioritas kita. Hadapilah Hidup dengan senyum, jangan buat diri kita itu beban, jangan pikirkan masalah yang mnurut anda tidak penting, move on dan terus lah kejar cita-cita serta carilah motivator buat diri kita sendiri.


Senin, 19 Juli 2010

Kumpul Kebo Lebih Menguntungkan Wanita AS ?

Di Amerika lebih dari 80% pandangan wanita berkecendrungan untuk kumpul kebo daripada menikah karena perlindungan hukum kepada pasangan wanita yang kumpul kebo sama seperti perlindungan pasangan yang bersuami dalam menikah secara resmi. Jadi kalo perlindungan hukum kepada wanita kumpul kebo itu sama seperti perlindungan terhadap seorang isteri, wajar kalo wanita menjadi lebih cenderung untuk tidak menikah, karena dengan tidak menikah maka si wanita memilik kebebasan lebih daripada diikat dalam pernikahan.


Hal ini sangat terbalik dengan perlindungan terhadap wanita di Indonesia yang kumpul kebo. Karena itulah wanita takut untuk kumpul kebo hanya dijanjikan nikah oleh calon suaminya.

Kalo seorang wanita mempunyai anak akibat kumpul kebo, maka anak yang lahir itu tetap menjadi tanggung jawab berdua secara hukumnya. Sebaliknya, di Indonesia anak dari pasangan kumpul kebo dinamakan anak haram dan nasibnya benar2 tidak dilindungi hukum sama sekali.

Biasanya, kalo ada pasangan kumpul kebo bercerai, maka kedua belah pihak akan rebutan anak, dan hal di Indonesia sebaliknya si laki2 yang kumpul kebo tidak pernah mau menanggung anak hasil hubungan gelap ini dan pengadilan akan menyalahkan pihak wanitanya.

Pasangan kumpul kebo yang punya anak, biasanya apabila bercerai maka prioritas anak hak pertama ada pada ibunya, namun kalo si Ibu ini dinilai tidak bisa merawat anak, maka diberikan kepada suaminya.

Semua pasangan kumpul kebo yang punya anak dipastikan memperbutkan hak atas anak itu terutama tentu suaminya. Karena kalo si Anak berada dalam pemeliharaan isteri kumpul kebo ini, maka sang saumi kumpul kebo ini diwajibkan untuk memberikan lebih dari 60% gajinya kepada wanita kumpul kebo ini untuk merawat anaknya hingga anak tsb berumur diatas 21 tahun. Tentu hal ini bencana bagi laki2 atau suami kumpul kebo-nya, berapapun biayanya, anak itu berusaha diambil untuk dirawatnya sendiri.

Namun apabila kumpul kebo itu tidak punya anak dan bercerai, apabila si wanita tidak bekerja, maka pasangan laki2nya wajib menjamin dan membiayai hidup wanita ini hingga menikah resmi dengan laki2 yang mau menanggung dirinya atau sampai wanita itu mendapatkan pekerjaan yang bisa menjamin hidupnya. Sebalik, apabila pasangan kumpul kebo itu dimana sang laki2 pengangguran, juga berlaku bahwa si wanita yang bekerja harus menjamin hidup laki2 bekas teman kumpul kebonya.

Demikianlah, kumpul kebo atau nikah resmi janganlah dijadikan alasan untuk melepaskan tanggung jawab peradilan atau hukum yang melindungi pihak yang lemah baik itu wanitanya ataupun pihak laki2nya. Jadi kalo dibandingkan dengan hukum yang berlaku di Indonesia ini, benar2 sangatlah biadab perlakuan hukum terhadap wanita.

Nikah atau kumpul kebo memiliki tanggung jawab dan ikatan hukum yang sama kuatnya, karena pada dasarnya antara kumpul kebo dan pernikahan hanyalah terletak kepada legalisasi suratnya saja yang tidak akan bisa berlaku apabila merugikan salah satu pihak.

Bagi wanita, kumpul kebo lebih menguntungkan karena kebebasan untuk menendang sang suami apabila tidak cocok tidak akan membawa konsekuensi. Tetapi bagi laki2 kecendrungannya lebih mengharapkan sang pujaan mau menikahinya. Laki2 di Amerika sulit mencari isteri, sedangkan takut untuk kumpul kebo. Wanita Amerika menolak menikah sebelum melalui kumpul kebo untuk waktu tertentu untuk memastikan apakah laki2 ini cukup berharga untuk menjadi suaminya resmi.

Sabtu, 17 Juli 2010

Kisah Tiga Ulat Bulu

(INTERNET)

Dalam semak-semak di pinggir sebuah sungai, ada tiga ekor ulat bulu. Mereka merangkak perlahan dari tempat nan jauh. Sekarang mereka sedang bersiap-siap menyeberangi sungai, pergi ke tempat yang dipenuhi oleh bunga-bunga yang segar.

Yang satu mengatakan mereka harus menemukan jembatan penyeberangan lebih dulu, kemudian merangkak melalui jembatan itu pergi ke seberang sungai.

Yang satu lagi menimpali di pinggir kota yang sangat sepi ini mana ada jembatan. Lebih baik mereka membuat satu perahu, menyeberangi sungai memakai perahu itu.

Yang satu lagi berkata bahwa mereka telah menempuh perjalanan yang amat jauh, sudah sangat letih sekali, sekarang tiba saatnya harus berhenti dan beristirahat selama dua hari.

Dua ulat bulu yang lain menjadi tercengang mendengarkan perkataan teman mereka ini. Beristirahat?

Sungguh-sungguh sebuah lelucon, apakah tidak melihat madu yang ada dalam rumpun bunga di seberang sungai sudah hampir habis? Sepanjang perjalanan telah ditempuh dengan bergegas, masak datang kemari hanya untuk tidur di sini?

Belum habis perkataan diucap, yang satu sudah mulai memanjat pohon, bersiap-siap mematahkan sehelai daun sebagai perahu, yang satunya lagi sudah merangkak melalui sebuah jalan kecil yang ada di pinggiran sungai, mencari sebuah jembatan untukmenyeberangi sungai.

Tinggal ulat bulu yang terakhir. Dia merebahkan diri di bawah pohon yang rindang, tidak bergerak sama sekali. Dia berpikir, minum madu tentunya sangat nikmat, tetapi angin sepoi-sepoi sejuk yang berada di sini juga seharusnya dinikmati sepuasnya. Karena itu dia merangkak ke atas pohon yang paling tinggi, mencari sehelai daun dan merebahkan diri di atas daun.

Suara aliran sungai bagaikan alunan musik yang sangat nyaman untuk didengar, daun pepohonan yang ditiup angin sepoi-sepoi bagaikan ayunan keranjang bayi yang sedang bergoyang, dengan cepat ulat tersebut terlelap.

Entah telah lewat berapa lama, entah pula bermimpi apa, setelah terbangun, dia menemukan dirinya telah berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah sekali. Sayapnya itu begitu indah dan ringan, hanya dikibaskan untuk beberapa kali saja sudah bisa terbang ke seberang sungai sana.

Saat itu bunga-bunga sedang bermekaran dengan indah sekali, di dalam setiap kuntum bunga penuh madu yang manis dan wangi. Dia sangat ingin menemukan dua rekan seperjalanannya, tetapi dia tidak menemukan mereka, meski sudah terbang ke seluruh rumpun bunga yang berada di sana. Ternyata temannya telah mati kelelahan di tengah perjalanan, sedangkan yang satunya lagi mati terbawa arus sungai dan terhempas ke dalam laut.

Di dunia ini, bila kita melakukan sesuatu dengan mengikuti keadaan secara wajar maka akan menghasilkan kekuatan luar biasa yang tiada bandingnya. Tidak ada apapun yang memiliki daya gaib pesona yang lebih besar jika dibandingkan dengan saat kita berjalan mengikuti watak hakiki.

Sayang sekali, di dalam masyarakat sekarang ini, yang cenderung membicarakan persaingan, yang mementingkan keuntungan pribadi, prinsip seperti ini sulit untuk bisa dimengerti setiap orang.

Kejujuran dan Kepolosan Seorang Abraham Lincoln


(INTERNET)

Budi pekerti mantan Presiden Amerika, Abraham Lincoln, selalu mendapatkan kehormatan dalam hati masyarakat. Ketika masih bertugas sebagai pelayan toko pada masa mudanya, pernah sekali pelanggan Lincoln kelebihan bayar sejumlah uang, segera setelah mengetahuinya Lincoln menyusul pelanggan tersebut hingga sejauh belasan kilometer, hanya untuk mengembalikan uang kelebihan tersebut.

Pernah juga sekali, Lincoln tiba-tiba menyadari telah kurang memberikan 100 gram daun teh kepada pelanggan sehingga ia bergegas menempuh jarak berkilo-kilometer untuk mengantarkan kekurangan tersebut, yang tiada habisnya mengharukan para pelanggan.

Paras Lincoln tidaklah tampan, pernah dipergunjingkan banyak orang, tetapi Lincoln tidak menganggapnya tabu. Pada satu kesempatan, Lincoln berdebat dengan Douglas lawan politiknya menjelang pemilihan presiden. Douglas menyatakan bahwa Lincoln adalah orang bermuka dua, lain di bibir lain di hati.

Kemudian tiba gilirannya, Lincoln berucap: “Douglas baru saja berkata bahwa saya bermuka dua, cobalah kalian pikir, jika saya memiliki wajah yang lain, akankah saya tetap mengenakan wajah yang ini untuk menjumpai kalian?” Pernyataan ini memancing gelak tawa hadirin, Douglas sendiri pun ikut tertawa.

Tips Medapatkan Pacar/Jodoh Lewat Facebook

Di kota besar seperti, Jakarta, Surabaya, atau Sumatra sekarang ini bisa dikatakan susah mencari teman, apalagi mencari pacar atau Jodoh. Pasalnya satu sama lain tak pada kenal. Yang dikenal mungkin hanya teman kerja atau tetangga kost, itu masih lumayan bisa kenal tetangga. Ada yang satu kost pun kadang tidak mengenal, gimana bisa mengenal pulang kerja udah cape dan langsung tidur.

http://www.sempaja.com/wp-content/uploads/2010/03/facebook.png

Tampaknya Facebook ini akan menjadi pintu gerbang bertemunya dua insan yang berbeda yang saling mencari teman, pacar atau jodoh. Minimal facebook menjadi media pertama atau perintis untuk mulai berkenalan, dan mengenal dari permulaan. Bahkan kalau ada cowok atau cewek yang iseng atau nakal, facebook pun bisa dijadikan media untuk selingkuh. Tentu saya tidak mengajak Anda untuk selingkuh beramai-ramai di Facebook lho.

Bagaimana mungkin Facebook bisa menjadi sarana untuk cari pacar atau cari Jodoh? Mungkin Tips Mencari Pacar atau Jodoh Lewat Facebook berikut bisa menjadi inpirasi Anda untuk memulai:

1. Percaya diri, ini adalah modal awal Anda, apalagi Anda seorang cowok. Wanita atau cewek paling menyukai cowok yang punya rasa percaya diri. Tanggapilah setiap komentar pengunjung facebook dengan bahasa yang percaya diri dan sopan.

2. Memasukkan data diri Anda yang sesungguhnya.
Pada bagian Identitas, isilah bahwa Anda masih singgle, lalu mencari teman cewek kalau cowok, dan mencari teman cowok kalau Anda cewek.

3. Masukkan foto-foto Anda atau kegiatan Anda yang sebenarnya. Pilih foto yang bagus dan membuat orang jadi lebih simpatik dan tertarik. Apalagi kalau foto-foto itu bercerita tentang kesuksesan Anda. Tapi jangan terlalu narsis lho, dikira sombong nanti he…
Kalau bisa jangan foto yang sudah dimodifikasi, misalnya agar kulit Kulit Anda tampak lebih halus Anda mengolahnya dulu di software pengolah foto. Dan jangan foto yang mengandung unsur fulgar atau porno.

4. Cari teman sebanyak-banyaknya, kalau Anda cowok cari teman cewek sebanyaknya. Kalau Anda cewek, cari teman cowok sebanyaknya.

5. Mulailah berkunjung dan berkomentar ke facebook mereka.

6. Dari review profile, komentar-komentar mereka atau beberapa obrolan mereka dengan temannya mulailah mencari target.

7. Misalnya, target Anda ada 5 cowok atau cewek, sekarang tiba waktunya memancing umpan dengan sapaan-sapaan ringan, atau komentar ringan yang berhubungan dengan apa yang mereka rasakan saat itu.

8. Tentu ini membutuhkan ketekunan Anda dan membutuh waktu yang cukup lama, karena ikan yang Anda pancing bukan sembarang ikan tetapi ikan yang akan menjadi pendamping hidup Anda.

9. Setelah beberapa bulan, sebenarnya dari apa yang mereka tulis di facebook, dari bahasa atau cerita yang mereka sampaikan, Anda minimal punya gambaran tentang target Anda. Siapakah sebenarnya dia?
Misalnya Anda sudah punya kesimpulan awal seperti ini:
Aku cocok dengan dia
Aku pantas untuk dia
Aku bisa menjadi pacar yang baik
Aku bisa menjadi teman dia ngobrol
Dia oke sama aku

10. Mulailah memberi pertanyaan atau komentar yang agak menjurus ke hoby, atau apa yang dia rasakan saat itu, atau foto-foto dia, kergiatan dia.

11. Diantara target itu pasti akan ada yang memberi tanggapan baik, buruk, netral, datar, ok, bahkan mungkin juga merasa terganggu. Mungkin juga ada yang langsung memberi lampu hijau. Tapi santai saja, ingat Anda belum bertemu langsungkan jadi buat apa takut.

12. Mungkin ini langkah yang menarik dan mendebarkan buat Anda. Setelah Anda biasa ngobrol dan berkomentar coba Anda sengaja beberapa hari tidak online atau tidak berkomentar atau berkunjung.

13. Kalau setelah beberapa hari atau minggu ternyata Ada pertanyaan atau komentar. “Kamu kemana aja kok jarang nonggol,
“Kok gak ada khabarnya lagi
“Hai, …..kemana aja nih, jarang buka facebook yah.

14. Anda pantas sedikit gembira berarti Anda yang mulai memperhatikan Anda, meskipun itu baru tahap permulaan.

15. Mulailah mengunjungi dan berkomentar di facebook mereka.
Coba Ada Ajak Chatting. Coba ceritakan sedikit pengalaman Anda. Ubah kata SAYA menjadi Aku, karena secera psikologis ini akan mendekatkan obrolan Anda dengan dia, dan coba Anda sampaikan ungkapan sederhana ini:
“Wah aku lagi pusing nih”
“beberapa hari ini badanku agak lesu”
“ Apakah kamu punya tips menarik untuk menghilangkan kebosanan”
“Wah, hari ini aku agak sedih nih, dimarahin bos melulu”

16. Saya percaya kalau Ada yang memang tertarik dengan Anda, cowok atau cewek target Anda pasti akan memberikan respon positif atau sapaan yang menunjukan care terhadap Anda. Kalau belum Anda mungkin Anda belum beruntung.

17. Kalau ternyata Ada, berarti tahap kedua sudah Anda lewati. Apalagi kalau sudah mau diajak chating…atau memberi nomer telepon rumah atau hp ….hmmm. Tahap 2 sudah langsung Anda lewati.

18. Nah sekarang tiba saatnya melakukan komunikasi yang lebih dalam. Sebelum Anda merasa ok, jangan ajak untuk bertemu didarat. Baru setelah Anda merasa Ok dan di memberi lampu hijau Ajaklah bertemu di darat. Kala dia mengatakan mau berarti selanjutnya terserah Anda.

Jumat, 16 Juli 2010

Tradisi Pernikahan, Swedia

Sepasang pengantin Swedia yang baru menikah tengah berpose di  sebuah kapel di hotel es di Jukkasjaervi pada 9 Januari lalu. (AFP/GETTY  IMAGES)

Saat ini di Swedia, sebuah pesta pernikahan bisa berupa perayaan sederhana yang dilakukan di gereja atau lokasi lain yang ditunjuk calon pengantin, atau bisa berupa upacara pernikahan yang megah. Beberapa pasangan bahkan menyelenggarakannya ke pulau tropis yang terpencil.

Beberapa mempelai perempuan kebanyakan mengenakan gaun putih, namun ada juga yang memilih jenis warna dan motif yang berbeda.

Gaun tradisionalnya berwarna hitam, dahulu biasa dikenakan dalam sebuah perayaan atau kesempatan tertentu, bagaimanapun juga untuk pernikahan, gaun dirancang sangat anggun dengan hiasan syal sutra, untaian bunga, renda buatan tangan, manik-manik dan mutiara kaca serta pita sutra yang beraneka warna. Mahkota wanita seringkali dihias dengan rangkaian myrtle dan penutup wajah berwarna putih.

Sudah menjadi tradisi bahwa sebelum pesta, calon pengantin pergi ke fotografer untuk mengabadikan gambar mereka, baru setelah itu berangkat menuju gereja. Dekorasi gereja didisain dengan rangkaian bunga atau pada musim panas seringkali diberi hiasan ranting atau batang pohon.

Setelah upacara usai, para tamu berkumpul di luar gereja untuk mengucapkan selamat berbahagia dengan melemparkan biji–biji beras ke arah pengantin.

Setelah itu, pasangan pengantin biasanya langsung berangkat menuju ke tempat di mana perayaan berlangsung dengan menggunakan sebuah mobil mewah atau sebuah kereta kuda.

Selama hidangan makan malam akan ada beberapa pidato sambutan dan beberapa orang akan menyanyikan lagu yang disambut dengan toss. Acara dansa dimulai setelah selesai santap malam, pasangan pengantin yang baru saja menikah mengawali acara dansa dengan diiringi musik waltz.

Hari setelah malam pernikahan, kepada si istri dihadiahkan sebuah kado yang dalam bahasa Swedia disebut morgongava, artinya hadiah pagi hari. Di waktu lampau, sang suami yang berinisiatif memberikan sesuatu yang berharga. Hadiah itu biasanya berupa semacam asuransi kepada pengantin perempuan jika kelak terjadi sesuatu pada sang suami. Di zaman moderen, hadiah umumnya berupa perhiasan, namun tidak setiap orang mengikuti tradisi ini.

Di Swedia ada beberapa ungkapan tentang pernikahan:

“Apabila mempelai perempuan memakai satu logam perak pada sepatunya, maka di rumahnya tidak akan pernah kekurangan suatu apapun”

“Hujan atau salju yang datang saat hari pernikahan menandakan pasangan itu akan berlimpah harta.”

Masyarakat Swedia juga mempunyai kebiasaan memakai sesuatu yang sifatnya lama, baru, barang pinjaman dan sesuatu yang berwarna biru. Menggunakan barang lama ada kaitannya dengan sejarah keluarga dan berarti optimisme dan harapan bagi kehidupan yang baru. Menggunakan barang pinjaman berarti untuk mengingat semua kerabat dan sahabat, sedangkan warna biru adalah menandakan kesetiaan. (Pirjo Svensson/The Epoch Times/bum)

Perspektif Perempuan Menginjak Usia 30


Jen Schefft (FLICKR.COM)
Jen Schefft (FLICKR.COM)
Jen Schefft—Penulis, 34 tahun

“Aku yakin tidak ada perempuan di dunia yang ingin sendirian selama hidupnya. Namun sendiri itu sendiri tidak berarti kita ditakdirkan untuk menderita selamanya. Menjadi lajang sama sekali bukan hal yang buruk? Kegagalan dalam hubungan membuatku belajar untuk mencintai diri sendiri. ’Better Single Than Sorry’, buku ini aku tulis berdasarkan pengalamanku. Masa lajang adalah waktu untuk bersenang-senang, belajar hal-hal baru, mengasah kedewasaan, bukan waktu untuk berputus asa, hargailah kesempatan itu!”

Sebagian besar individu yang belum berkeluarga atau belum memiliki pasangan hidup, memasuki usia tiga puluh adalah suatu hal yang paling ditakuti, terlebih bagi kaum hawa.

Mereka menganggap angka tiga puluh merupakan usia rentan atau titik kulminasi yang menentukan keberhasilan seseorang dalam menemukan pasangan hidup. Perempuan yang telah gagal menemukan pasangan idaman di usianya yang ke-30 harus mengubah pandangan sempitnya mengenai apa yang mereka lihat dari seorang pria.

Tatkala masih muda, tentunya ia punya banyak sekali kriteria mengenai pasangan yang sempurna. Namun tujuannya sekarang bukan lagi mencari pasangan sempurna tapi apa yang diharapkan dengan mengejar harapan yang tak berkesudahan itu, ini semua hanya akan membawa dirinya terbuai dengan angan-angan.

Seorang penulis Lori Gottlieb, 40 tahun mengatakan “seorang perempuan lajang yang sudah berumur seringkali melakukan kesalahan yang menyebabkan dirinya kehilangan kesempatan untuk menemukan kebahagiaan karena tidak berhasil mengubah ekspektasinya yang terlampau tinggi dan muluk. Para perempuan moderen telah dibodohi oleh tayangan-tayangan film Cinderella, program televisi seperti Friends atau buku novel seperti novel karangan Jane Austen yang akhirnya membuat mereka yakin bahwa kelak mereka akan menemukan pria pujaan yang mereka idamkan."

Sebaliknya, Gottlieb berpendapat bahwa perempuan harus mampu melihat jauh ke depan dan bersikap realistis, memandang pernikahan bukanlah sebuah “pelampiasan gairah“ melainkan suatu “kemitraan yang dibentuk untuk menjalankan sebuah usaha kecil-kecilan yang sifatnya non profit meski acapkali membosankan.”

Perempuan yang selalu berusaha menemukan lelaki idaman, dalam jangka panjang malah akan membuat diri mereka terjebak dalam kesendirian dan ketidakbahagiaan karena mereka telah melewatkan kesempatan memiliki patner usaha yang bagus.

Topik ini telah menjadi inspirasi masyarakat Hollywood setelah buku barunya “Marry Him: The Case for Settling for Mr Good Enough“ dijadikan sebuah judul film. Gottlieb yang adalah orang tua tunggal bagi anaknya menulis berdasarkan pengalaman pribadinya bahwa ia berharap seandainya ia telah memilih pria pilihan kedua bagi dirinya.

Apa yang menjadi impian Gottlieb, seperti halnya apa yang menjadi impian sang ibu dan neneknya yakni jatuh cinta kemudian menikah dan hidup bahagia selamanya. Keluarganya sangat mendambakan pernikahan ideal, namun karena keras kepala kita, akibatnya, kita malah menjauhi suatu hubungan tak terduga yang kita anggap menjenuhkan yang mungkin bisa membuat kita bahagia.

Ia pun segera menemukan pandangan baru bahwa apabila seseorang memiliki pemahaman yang lebih realistis tentang keadaan atau dampak tak langsung atas pemikiran tersebut maka ia mungkin akan melakukan hal yang berbeda.

Menurut Gottlieb, keberhasilan sebuah pernikahan bukanlah semata keberhasilan menciptakan hubungan romantis. Pendapat berbeda dari Profesor Cary Cooper, seorang psikolog di Universitas Lancaster yang mengatakan bahwa perempuan yang tidak mampu menemukan pria idaman seharusnya tidak mencari pria pilihan kedua sebagai alternatif penyelesaian masalah.

Bagi Cooper, tidak ada satu seorang pun baik pria atau perempuan yang sempurna, yang memiliki semua karakteristik yang diinginkan. Maka dari itu, adalah keajaiban apabila seseorang berhasil menemukan seorang pendamping hidup yang tepat dan memenuhi seluruh kriteria.

Sarannya bagi perempuan lajang agar mencari teman sebanyak-banyaknya. Carilah yang memiliki karakteristik yang paling mendekati terbaik. Kita perlu mencari tahu apa yang kita inginkan dan kemudian pergi mencari seseorang yang setidaknya memenuhi beberapa prioritas utama kita.

Terkadang Cooper merasa heran apabila ada perempuan yang mengatakan sedang menunggu datangnya seorang pria yang tepat, apakah mungkin itu hanya dalih untuk menghindar dari suatu hubungan atau menghindar dari berkomitmen terhadap suatu hubungan. Sesungguhnya bagi Cooper, menemukan seseorang bukanlah hal yang susah. (Chen Ching Ling/The Epoch Times)

KIRI: Jennifer Aniston KANAN: Vivian Hsu (FLICKR.COM)

Jennifer Aniston—Artis, 41 tahun

“Jika orang melihat diriku sebagai seorang perempuan kesepian yang berjuang untuk hidupnya, biarlah mereka berpikir demikian. Aku pikir tak seorangpun bisa menentukan rencana atau mengendalikan kehidupan cintanya. Kita harus bersedia menerima apa yang terjadi. Aku memiliki komunikasi yang sangat baik terhadap diriku sendiri, begitulah proses hidup seseorang. Aku punya pekerjaan, keluarga dan teman-teman yang hebat dan aku mencintai apa yang aku lakukan, cobalah menerima diri kita apa adanya.”

Vivian Hsu—Model, 34 tahun

“Jangan menyiksa diri, tak ada guna, hanya akan buang-buang waktu. Buatlah diri Anda berharga dengan melakukan sesuatu yang Anda suka seperti berbelanja. Aku cukup bahagia menjadi perempuan lajang. Aku bukan tipe perempuan yang mencari teman kencan semata hanya untuk berpacaran. Ada seorang penggemar pernah mengatakan kepadaku bahwa aku adalah tipe istri yang cocok untuknya. Aku tidak tahu apakah itu cinta atau bukan, yang terpenting aku menikmati menjadi perempuan yang mandiri.”

Postingan Populer