Rabu, 07 September 2011
Manfaat Mentimun
Selasa, 02 Agustus 2011
Kebaikan Kurma Saat Berbuka Puasa
Hal ini disampaikan Achmad Chodjim, seorang penceramah yang biasa memberikan tausiyah pada beberapa event keagamaan. “Padatnya pekerjaan membuat kita tertekan. Ditambah lagi perut yang lapar, membuat puasa semakin terasa berat dan timbul rasa malas. Padahal, kalau semuanya diatur, kita tidak akan merasa depresi saat berpuasa,” ujar Achmad, .
Pertama-tama yang harus dilakukan menurut Achmad adalah tidak menganggap pekerjaan sebagai beban. “Saat berpuasa, beraktivitas seperti biasa. Jangan merasa sedang berpuasa sehingga tidak ada bedanya bekerja sambil puasa atau tidak puasa. Lalu, perlu diingat bahwa yang sedang berpuasa adalah kita, bukan orang lain. Jadi biarkan saja teman-teman kantor yang tidak berpuasa, makan di depan kita. Atau kalau harus meeting di luar kantor dan itu di tempat makan, tidak perlu protes,” jelas Achmad.
Menurutnya, saat berpuasa kita harus kuat dengan godaan. Kalau memang sudah niat, kita tidak perlu meminta orang lain ikut-ikutan puasa untuk menghargai kita. Justru kita yang harus menghargai mereka yang tidak berpuasa, dengan tidak membiarkan mereka kelaparan. Kelak kita akan terbiasa berpuasa dalam keadaan apapun, tanpa merasa depresi.
Achmad menambahkan, puasa sebetulnya hanya mengubah jam makan dari siang menjadi malam. Oleh karena itu, porsi makan ketika berbuka puasa juga tidak boleh berlebihan karena lambung akan mengalami kejutan sehingga bekerja lebih keras.
“Sebaiknya berbuka dengan yang manis, salah satu contohnya adalah kurma. Makan dua sampai tiga butir kurma dan air putih cukup untuk berbuka untuk mengantarkan perut yang kosong agar siap menerima makanan berat,” ungkap penulis sejumlah buku tentang spiritualitas ini.
Menurutnya kurma dapat menetralisasi lambung dan membantu proses detoksifikasi setelah sehari penuh berpuasa. “Setelah makan kurma dan minum air putih, Anda bisa sholat magrib dulu, bahkan bisa menunda makan sampai selesai sholat tarawih,” tambahnya.
Setelah itu, silakan mengonsumsi makanan berat dengan mengurangi karbohidrat. Sebab, meski kandungannya sedikit, namun karbohidrat memiliki ampas yang banyak. Memaksa mengonsumsi makanan yang berat dari segi karbohidrat akan membuat Anda merasa mengantuk setelah sahur dan berbuka, karena perut yang kosong dipaksa mengolah makanan-makanan berat.
Mengurangi porsi makanan berat, terutama karbohidrat, juga dapat membantu lambung bekerja lebih baik saat berpuasa. Selain itu, mengkonsumsi gula alami dari buah-buahan terutama kurma, dapat menambah daya tahan tubuh dan membantu masa penyembuhan setelah sakit.
Achmad mengungkapkan bagaimana orang-orang di daerah Timur Tengah yang gersang dapat menahan lapar dan haus dalam kehidupan sehari-hari karena kebiasaan mereka mengonsumsi kurma. “Di Arab, air minum itu langka. Maka masyarakat banyak mengonsumsi kurma untuk menghilangkan haus sekaligus lapar,” jelasnya.
Untuk menetralisasi lidah setelah berpuasa, orang gemar minum sirup. Namun, Achmad menyarankan untuk mengonsumsi kolak saja. Banyak iklan minuman sirup saat bulan Ramadan menurutnya kurang tepat, karena sirup tidak baik diminum setelah berbuka. Sesekali memang tidak apa-apa, tetapi kalau manisnya berlebihan dan diminum terus-menerus, sirup bisa merusak metabolisme tubuh.
Lagipula, kini kurma juga tak hanya bisa dikonsumsi sebagai buah biasa. Sudah banyak jenis kue yang terbuat dari kurma dan dijual di toko-toko kue atau pusat penjualan kurma. Mengonsumsi kue-kue yang terbuat dari kurma juga bisa dipilih untuk berbuka dengan makanan ringan tetapi sehat.
Senin, 25 Juli 2011
Perawatan Mata Minus

Lutein banyak terkandung pada sayuran berwarna hijau. Lutein sangat diperlukan retina sebagai filter terhadap sinar biru yang toksik terhadap makula retina mata. Selain itu ada baiknya Anda juga mengkonsumsi makanan bervitamin A dan beta karoten seperti wortel dan ubi. Banyak-banyaklah konsumsi sayuran, selain Anda mendapatkan manfaatnya bagi mata baik juga untuk tubuh dan kulit kan?
2. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah minus pada mata bertambah
Salah satunya adalah selalu mencek kondisi mata Anda. Kendati Anda tak merasakan adanya masalah pada mata, tak adal salahnya sesekali memeriksakannya ke dokter. Akan lebih mudah jika bisa diketahui lebih dini.
3. Kendalikan kondisi kesehatan yang bisa berdampak pada penglihatan
Seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Segera tangani penyakit Anda. Lakukan juga perawatan mata.
4. Lindungi dengan kacamata
Mata minus sebaiknya selalu terlindungi dari radiasi sinar UV. Pilih kacamata yang tepat dengan kualitas baik. Kacamata ini akan semakin penting artinya saat Anda menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau TV. Ataupun saat Anda tangah mengkonsumisi obat yang meningkatkan kepekaan mata kita terhadap radiasi sinar UV.
5. Sering-sering mengistirahatkan mata Anda
Kendati hal ini tak akan mengurangi minus pada mata Anda, setelah berjam-jam duduk di depan komputer cobalah melihat pemandangan lain. Jangan terlalu memfokuskan mata pada komputer terlalu lama.
6. Yang tak kalah harus diperhatikan adalah penerangan yang cukup
Jangan memaksakan diri membaca dalam gelap atau cahaya yang remang-remang. Sebaiknya juga jangan menonton TV di malam hari dengan lampu mati. Gunakan penerangan yang cukup untuk membantu mata Anda menguasai objek yang ingin dilihat.
Kebaikan Buah Nangka
Sindrom Asperger

Andra (5 tahun), tampak sehat dan cerdas masuk ke ruang praktek dokter. Menjawab pertanyaan dengan santun, ”Kabar saya baik, bagaimana dengan kabar Anda?”
Topik pembicaraan tidak juga beralih meskipun dokter berusaha mengalihkan pembicaraan dengan pertanyaan ringan seputar teman sekolahnya. Orang tua Andra bercerita bahwa putera mereka mengenal huruf sejak usia 18 bulan dan dapat membaca dengan belajar sendiri sebelum berusia 3 tahun. Sejak bisa membaca Andi lebih suka menghabiskan waktu dengan membaca sains ketimbang bermain bola atau sepeda.
Jeniuskah Andi? Pastinya ya, lalu apa yang salah dengan Andi?
Di sekolah ternyata teman-teman Andi tidak suka bermain dengannya karena menganggap Andi aneh. Alih-alih membicarakan film Spongebob dengan teman-temannya, Andi lebih suka bercerita bagaimana pesawat ruang angkasa bisa mendarat di bulan.
Andi pun sering diejek karena tutur katanya sangat sopan seperti di buku bahasa dengan intonasi yang datar dengan gaya bahasa seperti orang dewasa. Andi juga kerap balik menirukan pertanyaan yang ditujukan kepadanya.
Di mata guru, Andi anak yang sangat cerdas, ”berbeda” dengan anak lain, lebih senang menyendiri dan sibuk dengan buku dan kadang tidak perduli dengan orang lain atau jika diajak bicara. Apa masalah yang terjadi pada Andi? Autis ? anak super jenius?…… ternyata bukan, Andi menunjukkan gejala sindrom Asperger.
Apa itu sindrom Asperger ? apakah termasuk bagian dari autis?
Sindrom Asperger (SA) termasuk gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan seorang anak untuk bersosialisasi dan berkomunikasi. Anak laki-laki 3-4 kali lebih banyak terkena dibandingkan anak wanita.
Tanda dan gejala anak SA antara lain :
Problem sosialisasi :
- Anak SA sebenarnya ingin berteman tetapi sering ditolak atau diejek oleh teman-temannya.
- Kurang atau tidak mengerti bagaimana perasaan orang lain.
- Tidak mengerti humor dan norma-norma sosial yang berlaku
- Menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku.
- Kurang fleksibel karena lebih suka pada rutinitas sehingga sulit beradaptasi.
- Dalam percakapan, anak SA akan lebih banyak bicara tentang hal yang diminatinya tanpa memperdulikan apakah lawan bicaranya tertarik atau mengerti apa yang dibicarakan.
- Tidak memahami komunikasi non verbal seperti ekspresi dan bahasa tubuh orang lain serta kurangnya kontak mata.
- Terobsesi pada hal-hal yang sangat spesifik seperti statistik, jadwal kereta, cuaca dll.
- Berbicara dengan suara yang monoton, datar, formal dengan kecepatan yang lambat atau cepat.
- Kurang mampu berkomunikasi dua arah.
- Kerap menginterupsi pembicaraan.
- Koordinasi motorik halus yang kurang atau clumsy (canggung)
- Kurang dapat menjaga keseimbangan dan meniru gerakan yang bersifat cepat, halus dan ritmik serta tulisan tangan yang tidak rapi,
- Sensitif terdahadap suara, raba, rasa, cahaya, bau, nyeri dan suhu serta tekstur makanan.
- Penyebab SA belum banyak diketahui, diduga karena faktor genetik dan kelainan struktural daerah tertentu di otak.
Autis juga bermasalah dalam hal komunikasi dan sosialisasi serta minat yang terbatas. Beberapa ahli memasukkan SA dalam ASD (Autistic Spectrum Disorder). Ahli lain menyatakan bahwa SA berbeda dengan autis maupun ASD. Akan tetapi hampir semua sepakat bahwa perbedaan utama antara SA dengan autis maupun ASD adalah anak SA memperlihatkan perkembangan bahasa/bicara serta kecerdasan yang normal sesuai usianya, bahkan kemampuan ini kadang melebihi usia. Sehingga anak SA tidak datang dengan keluhan terlambat bicara tetapi dengan keluhan masalah di sekolah karena kurangnya sosialisasi atau dianggap aneh.
Apakah anak kita menunjukkan gejala SA ?
Kadang sulit untuk dijawab karena sebagian anak masih bersifat egosentris dalam bersosialisasi serta membicarakan hal-hal yang itu-itu saja seperti mainan atau tokoh kartun favoritnya.Tetapi jika hal-hal tersebut sampai mengganggu sosialisasi dengan teman-temannya , menganggu proses belajar serta anak kita dianggap eksentrik maka sebaiknya berkonsultasi dengan para ahli.
sumber
Penyakit Anoreksia
Bulmia
♥ Masalah psikologis seperti kurangnya percaya diri, ketidakberhasilan, depresi, perlunya kendali, kekerasan fisik atau seksual, dll.
♥ Lingkungan keluarga seperti percekcokan antara anggota keluarga, ketidakteraturan dalam memasak atau penyajian makanan, dll.
♥ Faktor genetik.
♥ Transisi hidup seperti awal masa remaja, putus cinta, kegagalan di sekolah atau di tempat kerja, kematian orang terdekat, dll.
Tidaklah benar bahwa penderita anoreksia tidak pernah merasa lapar. Sebenarnya, mereka selalu merasa lapar. Merasa kelaparan memberikan mereka suatu perasaan pengendalian yang berlebihan pada tubuh dan kehidupannya. Hal itu membuat mereka merasa seperti merasa baik pada sesuatu hal-mereka baik untuk menurunkan berat badan. Penderita anoreksia berat mungkin beresiko tinggi terhadap kematian karena kelaparan.
*Ketakutan apabila berat badan mereka bertambah.
*Menolak makan.
*Mengingkari kalo mereka lapar.
*Berolahraga secara kontant.
*Jumlah rambut yang lebih banyak pada tubuh atau wajah.
*Sensitif terhadap cuaca/suhu dingin.
*Tidak mengalami siklus menstruasi/absen.
*Kehilangan atau rontoknya rambut pada kepala.
*Persepsi atau cara pandang terhadap diri sendiri yang menganggap diri *mereka itu gemuk padahal sesungguhnya diri mereka terlalu kurus.
*Tidak mau mempertahankan berat badan pada level normal atau sedikit di atas normal
*Ketakutan bahwa berat badan akan naik
*Menganggap berat badannya sudah ideal
*tidak mengalami menstruasi.
♥Tipe lain dari terapi akan mengubah penggunaan penghargaan dan sanksi dalam kebiasaan diri kelaparan. Setelah rekomendasi dokter akan dihargai dengan harga yang rendah.
Pengobatan alami
♥ Konsumsi 2-3 buah jeruk segar, di mana salah satunya dikonsumsi sehabis makan siang.
♥ Ambil 1 gelas air dan rebus 2-3 siung bawang putih di dalamnya. Saring dan tambahkan ekstrak jeruk nipis, lalu konsumsi dua kali sehari selama 7 hari.
♥ Apel bisa menolong menstimulasi aliran pepsin, yaitu enzim protein pencernaan dalam lambung.
♥ Rebus 3-4 siung bawang putih ke dalam segelas air. Lalu tambahkan ekstrak 1/2 jeruk nipis dan minum dua kali sehari.
♥ Pukul 5 gm jahe lalu jilat bersamaan dengan garam batu sehari sekali.
♥ Tanaman herbal seperti chamomile, marjoram, hawthorn, myrrh, gentian, wormwood, hops, sage, thyme, lavender, tarragon, yarrow, dan centaury sangat manjur untuk mengobati anorexia.
Rabu, 13 Juli 2011
Membujuk Anak Agar Menjauhi Rokok
http://www.bincanganak.com/2011/01/cara-membujuk-anak-menjahui-rokok.html
Solusi Bila Kulit Terbakar Matahari
Gejala-gejala itu menandakan kulit telah terbakar sinar matahari. Gangguan itu jangan didiamkan karena bisa merusak kulit secara permanen.
Maka, menurut kalangan pakar yang dikutip majalah Cosmopolitan, lakukan lima langkah berikut agar kondisi kulit tidak semakin parah.
1. Konsumsi Aspirin atau Ibuprofen
Kedua obat tersebut berfungsi untuk mengurangi inflamasi. Artinya, iritasi dan kemerahan pada kulit bisa lebih mudah dan cepat dikurangi. Anda bisa mengonsumsinya antara waktu 24 jam setelah terbakar."Faktanya kulit yang terbakar bisa menimbulkan bekas luka yang permanen," kata Ellen Marmur, MD, ahli kulit dari Mount Sinai Medical Center, New York, kepada Cosmopolitan.
2. Gunakan pelembab yang mengandung anti inflamasi
Pilih pelembab yang mengandung zat antiinflamasi. Seperti pelembab yang mengandung aloe vera atau kedelai. Kandungan didalamnnya bisa mengurangi kekeringan, kemerahan, dan rasa gatal yang muncul akibat terbakar.3. Gunakan krim pelindung sinar matahari
Pastikan Anda selalu menggunakan krim yang mengandung sun protection formula (SPF). "Ini demi memberikan waktu untuk proses penyembuhan kulit dan membantu sistem kekebalan tubuh kerusakan," kata David J. Leffell, MD, profesor dermatologi di Sekolah Medis Universitas Yale. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tabir surya dengan paling sedikit SPF 15 dapat menahan perubahan sel pra-kanker sel sampai menjadi kanker. Jadi, selalu gunakan krim dengan SPF untuk mencegah timbulnya kanker kulit.4. Eksfoliasi
Setelah area kulit yang terbakar sembuh, lakukan eksfoliasi atau pengelupasan pada area kulit yang terbakar. Anda bisa menggunakan pembersih yang mengandung asam alfa hidroksi, dua kali dalam satu minggu selama satu bulan. Hal ini akan membantu pertumbuhan sel-sel kulit yang baru secara lebih cepat.5. Gunakan krim yang mengandung retinol
Gunakan krim yang mengandung retinol demi meningkatkan produksi kolagen. Dengan begitu, kulit menjadi lebih elastis dan cerah.
http://kosmo.vivanews.com/news/read/222238-wajib-dilakukan-saat-kulit-terbakar-matahari
Susu Yang Dinyatakan Aman Oleh Kementrian Kesehatan
Kepala Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Litbangkes), Trihono mengatakan, ada 47 sample susu formula dar1 18 merk yang diteliti. Semua dinyatakan negatif dari bakteri.
Berikut susu yang dinyatakan aman dari bakteri:
1. ALL 110
2. Anmum Infacare
3. Bebelac 1
4. Enfamil
5. Enfamil A+
6. Enfamil A+HA
7. Enfamil A+ O-Lac
8. Enfamil A+ PF
9. Frisian Flag Tahap 1
10. Isomil Advance
11. Lactogen 1 Klasik
12. Lactogen Gold 1
13. LACTONA 1
14. Morinaga BMT
15. Morinaga BMT Platinum 1
16. Morinaga NL-33
17. NAN
18. NAN 1
19. NAN-1
20. NEOCATE
21. Neosure
22. Nutricia Bebelac
23. Nutricia Nutrilon
24. Nutrilon
25. Nutrilon Hypo Allergic
26. Nutrion Less Lactose
27. NUtrilon Pepti Junior,
28. Nutrilon Premature
29. Nutrilon Royal
30. Nutrilon Royal 1
31. Nutrilon Soya
32. pre NAN,
33. Progestimil
34. Prosobee
35. S-26
36. S-26 Gold
37. S-26 PDF Gold
38. SGM 1- PRESINUTRI
30. SGM BBLR
40. SGM BBLR 0-6 bulan
41. SGM LLM
42. Similac Advance
43. Susu Bimbi 1
44. Vitalac BL
45. Vitalac Step 1
46. ENFAMIL
47. EnfamilA+
Sementara itu, Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih berpesan untuk para ibu, agar sebisa mungkin memberikan air susu ibu (ASI) pada buah hatinya, kecuali bila tak dimungkinkan.
"Pilih kemasan jangan yang penyok, kalau karton jangan yang sobek. Perhatikan pula kebersihan orang yang menyiapkannya. Botol direbus atau disterilkan kalau mau dipakai," kata Menkes.
Ditambahkan dia, pastikan mencairkan susu dengan air mendidih. "Tapi tunggu 10 menit, jangan panas-panas diberikan pada bayi. Susu di botol yang tak habis dibuang."
Menkes menjelaskan, pengumuman ini adalah untuk menjawab permintaan anggota Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja 17 Februari 2011. "Kami diminta untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung. Karena berbagai hal, putusan tak bisa kami laksanakan," kata Menkes dalam konferensi pers, Jumat 8 Juli 2011.
Susu yang mengandung bakteri E.Sakazakii ini diketahui publik dari penelitian seorang dosen di Insititut Pertanaian Bogor. Bakteri Sakazakii itu memang berbahaya bagi kesehatan bayi. Lantaran berbahaya itulah David Tobing, seorang pengacara mengugat Menteri Kesehatan dan IPB yang tidak kunjung mengumumkan susu yang mengandung sakazakii itu. Meski menang hingga Mahkamah Agung, pemerintah enggan mengumumkan nama-nama susu itu.
Belakangan DPR memaksa pemerintah melansir daftar nama-nama susu itu. Desakan itu yang direspon Menteri Kesehatan hari ini.
Bahaya Mandi Setelah Begadang
Mandi setelah begadang bisa menyebabkan kematian, selain bisa terkena paru-paru basah, “angin duduk” atau yang biasa disebut angina yang bahasa medis nya Sindrom Jantung Koroner Akut, bisa berakibat fatal bahkan mati mendadak.
Nah.. Maka dari itu, jikalau mandi sehabis begadang dengan air yang pastinya dingin, tubuh akan mengalami penurunan suhu yang sangat drastis, yang sesungguhnya tubuh kita tidak dirancang untuk mengalami itu.
Sumber :
gugling.com
Rabu, 06 Juli 2011
Hamil Sungsang

Salah satu indikasi awam adalah kandungan yang terasa penuh di bagian atas dengan gerakan janin terasa lebih banyak di bagian bawah. Namun, tentu saja untuk memastikannya Anda perlu memeriksakan kehamilan pada dokter. Lebih jauh, bahwa sungsang dapat terjadi pada ibu hamil manapun tanpa bisa dicegah. “Ini merupakan proses adaptasi bayi terhadap rahim”.
Jika kondisi ini terjadi pada kehamilan Anda, maka jangan buru-buru panik. Asalkan usia kandungan masih di bawah 32 minggu maka si kecil dalam perut masih bisa dikembalikan pada posisi normal kok.
Penyebabnya ada dua, yaitu faktor janin dan ibu sendiri. Dari segi janin, mungkin karena ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan ruangan rahim ibu. Akibatnya, janin bebas berputar, baik ke atas maupun ke bawah. Di Indonesia, bila berat bayi di bawah 3 kg dan ibunya telah beberapa kali melahirkan, ada kemungkinan akan menjadi sungsang.
Sebaliknya, bila si bayi terlalu besar dan posisi kepala masih di atas. Pada saat kepala akan melewati panggul menuju posisi normal, akhirnya terpental kembali karena ruangan panggul ibu terlalu sempit sehingga kepala bayi sulit berputar ke arah bawah.
Pada kasus bayi kembar, kemungkinan sungsang menjadi lebih besar sebab janin yang kepalanya berputar ke arah bawah lebih dulu akan membuat rongga panggul ibu susah dilalui janin kembarannya. Maka, pada bayi kembar, posisi salah satu janinnya sungsang.
Sedangkan faktor ibu, antara lain karena bentuk rahim yang tidak normal, air ketuban yang terlalu banyak, adanya tumor, plasenta di bawah, dan lainnya.
Penyebab Lain :
- Bobot janin relatif rendah. Hal ini mengakibatkan janin bebas bergerak. Ketika menginjak usia 28-34 minggu kehamilan, berat janin makin membesar, sehingga tidak bebas lagi bergerak. Pada usia tersebut, umumnya janin sudah menetap pada satu posisi. Kalau posisinya salah, maka disebut sungsang.
- Rahim yang sangat elastis. Hal ini biasanya terjadi karena ibu telah melahirkan beberapa anak sebelumnya, sehingga rahim sangat elastis dan membuat janin berpeluang besar untuk berputar hingga minggu ke-37 dan seterusnya.
- Hamil kembar. Adanya lebih dari satu janin dalam rahim menyebabkan terjadinya perebutan tempat. Setiap janin berusaha mencari tempat yang nyaman, sehingga ada kemungkinan bagian tubuh yang lebih besar (yakni bokong janin) berada di bagian bawah rahim.
- Hidramnion (kembar air). Volume air ketuban yang melebihi normal menyebabkan janin lebih leluasa bergerak walau sudah memasuki trimester ketiga.
- Hidrosefalus. Besarnya ukuran kepala akibat kelebihan cairan (hidrosefalus) membuat janin mencari tempat yang lebih luas, yakni di bagian atas rahim.
- Plasenta previa. Plasenta yang menutupi jalan lahir dapat mengurangi luas ruangan dalam rahim. Akibatnya, janin berusaha mencari tempat yang lebih luas yakni di bagian atas rahim.
- Panggul sempit. Sempitnya ruang panggul mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang.
- Kelainan bawaan. Jika bagian bawah rahim lebih besar daripada bagian atasnya, maka janin cenderung mengubah posisinya menjadi sungsang.
Letak yang salah itulah yang dapat menimbulkan masalah saat ibu harus menjalani persalinan. Dan berbeda dengan persalinan normal, pada persalinan sungsang dibatasi waktu. Begitu badan bayi sudah keluar, kepalanya harus dikeluarkan 4 menit kemudian. “Ini perlu dan harus dilakukan demi keselamatan bayi. Sebab, jika terlalu lama, bayi bisa kekurangan oksigen dan dapat menimbulkan kematian,”
Jenis Sungsang
Bila dikaitkan dengan posisi kaki bayi, ada 3 jenis sungsang, yaitu :

- Frank Breech/Letak Bokong. Letak bokong dengan kedua tungkai kaki terangkat ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
- Complete Breech/Letak Sungsang Sempurna. Letak bokong di mana kedua kaki ada di samping bokong (letak bokong kaki sempurna/lipat kejang). Seakan posisi bayi “jongkok” dengan bokong di atas mulut rahim, lutut terangkat ke perut.
- Incomplete Breech/Singel Footling Breech. Bila satu kaki di atas dan kaki yang lainnya di bawah, dalam dunia kedokteran disebut presentasi bokong kaki. Tetapi, kasus letak sungsang jenis ini jarang ditemui.
Selain dapat terjadi secara fisiologis atau normal, sungsang dapat juga disebabkan oleh penyebab lain, diantaranya adalah :
- Kelainan dari rahim, sebut saja terdapat sekat pada rahim, bisa juga karena rahim bentuknya menyerupai angka 7
- Ada miom dalam rahim yang mendesak
- Adanya lilitan tali pusat sehingga bayi tidak bisa memutar
- Placenta previa, yakni placenta yang menutupi jalan lahir
- Kepala bayi yang terlampau besar (hidrosefalus)
- Ukuran bayi lebih besar daripada panggul ibu
- Kehamilan bayi kembar
- Multiparitas, seperti kehamilan anak ke-2,3,4, dst.
Kongres Dokter kandungan Amerika dan Ginekologis mengatakan kelahiran bayi sungsang lebih umum terjadi, bila :
- Si ibu telah hamil sebelumnya atau ini bukan kelahiran anak pertamanya.
- Si ibu mengandung lebih dari satu janin.
- Sang ibu memiliki cairan ketuban terlalu banyak atau terlalu sedikit di dalam rahim.
- Sang ibu memiliki kelainan pada bentuk rahim atau pertumbuhan yang tidak biasa seperti fibroid.
- Plasenta ibu hamil secara keseluruhan atau sebagian menghalangi pembukaan rahim. Kondisi seperti ini disebut plasenta previa.
- Bayi prematur.

Cara sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan posisi sujud. “Pada kehamilan 7-8 bulan koreksi dilakukan dengan cara ibu berada dalam posisi sujud atau knee-chest position. Lakukan antara 5-10 menit sebanyak 2 kali sehari. Diharapkan dengan rutin melakukannya, bayi akan memutar ke posisi yang seharusnya”.
Biasanya para ibu yang janinnya berposisi sungsang, dianjurkan untuk melakukan posisi bersujud, dengan posisi perut seakan-akan menggantung ke bawah. Bila posisi ini dilakukan dengan baik dan teratur, kemungkinan besar bayi yang sungsang dapat kembali ke posisi normal. “Kemungkinannya kembali ke posisi normal, berkisar sekitar 92 persen. Dan posisi bersujud ini tidak berbahaya karena secara alamiah memberi ruangan pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal
Hanya saja, ia mengingatkan bahwa posisi tersebut dapat membuat ibu merasa tidak nyaman atau sesak jika dilakukan terlalu lama. Sarannya, berhentilah dulu setiap Anda mulai merasa tidak nyaman. Jangan dipaksakan. Jika Anda sudah merasa lebih baik, sujud dapat dilakukan lagi.
Lantas, bagaimana jika setelah rutin melakukan sujud si mungil tetap berada dalam kondisi sungsang? Dokter dapat melakukan tindakan koreksi dari luar dengan cara memutar janin hingga pada posisi yang seharusnya. Namun, untuk melakukan tindakan ini ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti :
- Tidak ada lilitan tali pusat pada leher bayi
- Tidak ada kondisi hidrosefalus
- Tidak ada placenta previa
- Tidak ada miom
- Ukuran bayi tidak lebih besar daripada panggul ibu
- Letak janin sungsang sudah bisa diketahui saat kehamilan berusia tua. Caranya dengan perabaan luar melalui perut. Cara ini dilakukan oleh dokter atau bidan. Nah, bayi akan diduga sungsang bila bagian yang paling keras dan besar berada di kutub atas. Karena seperti kita tahu, kepala merupakan bagian terbesar dan terkeras dari janin.
- Melakukan perabaan perut bagian luar. Cara ini dilakukan oleh dokter atau bidan. Janin akan diduga sungsang bila bagian yang paling keras dan besar berada di kutub atas perut. Perlu diketahui bahwa kepala merupakan bagian terbesar dan terkeras dari janin.
- Melalui pemeriksaan bagian dalam menggunakan jari. Cara ini pun hanya bisa dilakukan oleh dokter atau bidan. Bila di bagian panggul ibu lunak dan bagian atas keras, berarti bayinya sungsang.
- Cara lain adalah dengan ultrasonografi (USG).
Tindakan apa yang harus dilakukan?
Selain upaya yang dilakukan dokter, maka Anda pun bisa mengupayakan sendiri agar janin kembali ke posisi semula.
- Anda dianjurkan untuk melakukan posisi bersujud (knee chest position), dengan posisi perut seakan-akan menggantung ke bawah. Cara ini harus rutin dilakukan setiap hari sebanyak 2 kali, misalnya pagi dan sore. Masing-masing selama 10 menit. Bila posisi ini dilakukan dengan baik dan teratur, kemungkinan besar bayi yang sungsang dapat kembali ke posisi normal. Kemungkinan janin akan kembali ke posisi normal, berkisar sekitar 92 persen. Dan posisi bersujud ini tidak berbahaya karena secara alamiah memberi ruangan pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal.
- Usaha lain yang dapat dilakukan oleh dokter adalah mengubah letak janin sungsang menjadi normal dengan cara externalcephalic versin/ECV. Metode ini adalah mengubah posisi janin dari luar tubuh sang ibu. Cara ini dilakukan saat kandungan mulai memasuki usia 34 minggu. Sayangnya, cara ini menimbulkan rasa sakit bahkan kematian janin, akibat kekurangan suplai oksigen ke otaknya.
Setiap ibu dipastikan menginginkan persalinan normal, hanya saja jika sudah tiba saatnya si kecil lahir posisinya masih sungsang, walau persalinan per vaginal bisa diusahakan tetap terdapat beberapa risiko, seperti :
- Waktu sangat singkat. Pada persalinan normal (posisi kepala bayi ke luar lebih dulu) waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan kepala hingga seluruh tubuhnya bisa hingga 2 jam. Sementara, pada persalinan sungsang (posisi bokong bayi ke luar lebih dulu) hingga keseluruhan badannya, waktu yang tersedia hanya 8 menit. Pasalnya, begitu bokongnya ke luar, tali pusat akan terjepit –tertekan dengan kepala—karena kepala sudah masuk panggul. “Nah, kapasitas oksigen yang dimiliki bayi hanya cukup untuk 8 menit. Lebih dari itu, ia akan meninggal”.
- Dikhawatirkan dapat menyebabkan perdarahan otak karena dalam waktu singkat terjadi dekompresi. Pada persalinan normal, kepala bayi akan beradaptasi mengikuti jalan lahir sedangkan pada persalinan sungsang kepala bayi tidak memiliki waktu untuk beradaptasi.
- Jika bokong bayi ke luar lebih dulu, proses melahirkan benar-benar mengandalkan tenaga ibu sepenuhnya, dan bayi bisa terjepit di jalan lahir. Pada persalinan normal, jika dalam proses melahirkan Anda merasa kelelahan maka dokter dapat membantu dengan melakukan tindakan vakum atau bayi ditarik dengan forcep.
Dengan sejumlah risiko seperti yang telah dituturkan di atas, itulah mengapa banyak pasangan yang memilih jalan caesar. Bagaimana dengan Anda?
Posisi janin sungsang tentunya dapat memengaruhi proses persalinan. Proses persalinan yang salah, jelas menimbulkan risiko, seperti janin mengalami pundak patah atau saraf di bagian pundak tertarik (akibat salah posisi saat menarik bagian tangannya ke luar), perdarahan otak (akibat kepalanya terjepit dalam waktu yang lama), patah paha (akibat salah saat menarik paha ke luar), dan lain-lain. Untuk itu biasanya dokter menggunakan partograf, alat untuk memantau kemajuan persalinan. Jika persalinan dinilai berjalan lambat, maka harus segera dilakukan operasi bedah sesar.
Kendati letak bayi sungsang, persalinan pervaginam masih tetap bisa dilakukan. Yang jelas, persalinan sungsang dipengaruhi beberapa faktor. Pertama, ukuran bayi. Bila berat bayi di atas 3,5 kg, dokter akan cenderung memilih operasi caesar. Cara ini dipilih untuk menghindari cedera pada otot leher bayi yang mungkin saja tersangkut dan tertarik saat persalinan normal.
Kedua, urutan kelahiran. Jika sungsang terjadi pada anak pertama, persalinan disarankan melalui caesar. Karena panggul ibu belum pernah melahirkan, tidak bisa dicoba-coba untuk melahirkan dengan cara normal karena dapat mengakibatkan cedera.
Ketiga, posisi kepala janin. Pada janin normal, posisi kepala yang baik yaitu menunduk seperti menghadap ke bawah. Tapi, ada kemungkinan posisi kepala janin seperti posisi “militer”, yaitu tegak menghadap ke depan (layaknya prajurit siap siaga). Pada janin sungsang, bila dipaksakan keluar dapat mematahkan tulang punggung yang paling atas dan dapat mengakibatkan radang otak. Sebab itulah sebaiknya persalinan pun dilakukan dengan jalan caesar.
Persalinan pervaginam bisa dilakukan bila tidak terdapat faktor-faktor yang telah disebutkan di atas. “Misalnya bila bayinya kecil, panggul luas, bayi tidak terlilit usus”
http://www.adipedia.com/2011/06/apa-itu-hamil-sungsang.html
Jenis-jenis Alat Kontrasepsi
Ada berbagai macam alat kontrasepsi seperti kondom, pil, suntik hormon, spiral dan lainnya. Kadang orang bingung memilih alat kontrasepsi mana yang akan dipakai.
Metode kontrasepsi yang berbeda akan memberikan keuntungan yang berbeda dan juga kerugian dalam arti perasaan tidak nyaman dan risiko kesehatan lain yang juga berbeda.
Alat-alat kontrasepsi termasuk keuntungan dan kerugiannya seperti dilansir eHow, Senin (27/6/2011):
1. Pil kontrasepsi
Pil ini mengandung hormon yang bisa mencegah ovarium perempuan mengeluarkan sel telur sehingga mencegah kehamilan. Perempuan yang menggunakan kontrasepsi ini harus mengkonsumsi pil tersebut setiap hari, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya.
Keuntungan:
Pil kontrasepsi merupakan alat kontrol kelahiran yang paling dapat dipercaya dan tetap tidak mengurangi sensasi terhadap pasangan.
Perempuan bisa tetap mendapatkan siklus menstruasi yang teratur dan bisa diprediksi, meskipun ada juga yang tidak mendapatkan siklus teratur.
Kelemahan:
Hormon yang terkandung dalam pil tersebut seperti estrogen dan progestin dapat menimbulkan efek samping, seperti keinginan seksual yang berubah, mual dan muntah.
Perempuan yang merokok sebaiknya tidak mengkonsumsi pil ini karena bisa meningkatkan peluang pengembangan kanker tertentu.
2. Spiral atau intrauterine device (IUD)
Pemakaiannya dengan memasukkan alat berbentuk T ini ke dalam rahim yang dilakukan oleh ginekolog, kontrasepsi ini hanya sekali pemasangannya.
Keuntungan:
IUD paling efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu 5-10 tahun.
Selain paling efektif, metode ini sifatnya tidak permanen sehingga bisa dilepas jika ingin punya anak lagi.
Kelemahan:
Memiliki risiko infeksi jika terjadi kesalahan dalam pemasangan. Beberapa pengguna IUD juga mengalami perdarahan dan keram dalam beberapa bulan pertamanya.
3. Suntik Hormon
Suntik hormon dilakukan dengan cara melepaskan hormon ke dalam darah untuk mencegah ovulasi yang bisa mengakibatkan kehamilan. Kekurangan dari kontrasepsi ini adalah bisa menyebabkan iritasi ruam kulit, rasa tidak nyaman dan biasanya menyebabkan kenaikan berat badan.
4. Diafragma
Terbuat dari bahan karet yang fleksibel seperti mangkuk yang dipasang di atas leher rahim. Diafragma membuat sperma yang akan masuk ke rahim terhalang di leher rahim. Diafragma dipakai 6 jam sebelum berhubungan seks. Diafragma lebih efektif jika dipakai dengan gel spermisida (penonaktif sperma).
Setelah berhubungan seks diafragma setidaknya dibiarkan dalam vagina selama 6 jam tapi tidak boleh lebih dari 24 jam. Penggunaan diafragma terbilang repot. Perempuan yang ingin menggunakan diafragma harus dicocokkan dulu ukurannya oleh dokter kandungan.
5. Kondom
Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling murah, mudah didapat, bisa digunakan kapan saja dan mudah untuk digunakan. Namun, kondom mengurangi kenyamanan laki-laki.
6. Vasektomi
Vasektomi adalah kontrasepsi bedah untuk pria dengan cara memutus saluran spermanya. Operasi vasektomi menghambat saluran spermatozoa (vas deferens) yang membawa sperma keluar.
Operasi ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan melibatkan pemotongan dan mengikat mati (cauterizing) saluran sperma, sehingga saat ejakulasi yang keluar hanya air mani (semen) tanpa kandungan sperma.
7. Tubektomi
Tubektomi adalah kontrasepsi bedah untuk perempuan yang mana saluran tubanya diblokir atau dihambat sehingga sel telur yang dikeluarkan tidak bisa masuk ke dalam rahim.
Untuk menghambatnya bisa dengan implan, klip atau cincin dengan cara memotong atau mengikat. Namun metode yang saat ini banyak dipakai adalah dengan menjepit kedua saluran tuba menggunakan klip atau cincin.
http://www.adipedia.com/
Rabu, 29 Juni 2011
Bahaya Aborsi
Aborsi bukanlah suatu prosedur medis yang sederhana. Jika dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Bahkan bagi beberapa perempuan hal ini dapat mempengaruhi fisik, emosional dan spiritualnya. Namun tidak semua orang tahu tentang risiko yang bisa dialami jika melakukan aborsi.
Seperti dikutip dari Pregnancycenter, Senin (29/3/2010) aborsi bisa dilakukan dengan beberapa prosedur, yaitu:
1. Manual vakum
Bedah aborsi ini dilakukan di awal kehamilan hingga usia 7 minggu setelah periode menstruasi terakhir. Prosedur ini menggunakan tabung tipis dan panjang yang dimasukkan ke dalam rahim. Jarum suntik yang melekat pada tabung akan menyedot embrio keluar.
2. Metode kuret
Prosedur ini adalah yang paling umum, biasanya untuk usia 6-14 minggu. Karena bayi sudah lebih besar, maka dokter harus melakukan peregangan pada leher rahim dengan menggunakan batang besi. Setelah leher rahim terbuka, dokter akan memasukan tabung plastik keras ke dalam rahim yang dihubungan dengan mesin penghisap. Maka janin akan terisap keluar dari rahim, setelahnya dokter akan menggunakan pisau berbentuk lingkaran yang disebut dengan kuret untuk membersihkan sisa janin yang masih tertinggal di rahim.
3. Pelebaran dan evakuasi
Prosedur aborsi ini dilakukan saat memasuki usia trimester kedua kehamilan. Dalam proses ini leher rahim akan dibuka lebih lebar, setelah terbuka maka dokter akan mengeluarkan janin dengan menggunakan forsep (tang). Tengkorak dari janin akan dilumatkan terlebih dahulu untuk mempermudah proses.
4. Aborsi dengan menggunakan pil
Prosedur ini biasanya dilakukan saat usia kehamilan 4-7 minggu. Obat yang diberikan akan menyebabkan kematian embrio dan mengeluarkannya dari dalam rahim. Namun obat ini biasanya tidak dapat bekerja pada kasus kehamilan ektopik.
Namun bukan berarti prosedur di atas aman untuk bayi dan ibu hamil. Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi baik oleh bedah atau pil jika dilakukan secara sembarangan, seperti kram perut, mual, muntah dan diare.
Ada juga risiko komplikasi seperti pendarahan, infeksi dan kerusakan organ. Sementara komplikasi yang serius bisa timbul adalah:
Pendarahan hebat. Jika leher rahim robek atau terbuka lebar akan menimbukan pendarahan yang dapat berbahaya bagi keselamatan ibu. Terkadang dibutuhkan pembedahan untuk menghentikan pendarahan tersebut.
Infeksi. Infeksi dapat disebabkan oleh alat medis tidak steril yang dimasukkan ke dalam rahim atau sisa janin yang tidak dibersihkan dengan benar.
Aborsi tidak sempurna. Adanya bagian dari janin yang tersisa di dalam rahim sehingga dapat menimbulkan perdarahan atau infeksi.
Sepsis. Biasanya terjadi jika aborsi menyebabkan infeksi tubuh secara total yang kemungkinan terburuknya menyebabkan kematian.
Kerusakan leher rahim. Kerusakan ini terjadi akibat leher rahim yang terpotong, robek atau rusak akibat alat-alat aborsi yang digunakan.
Kerusakan organ lain. Saat alat dimasukkan ke dalam rahim, maka ada kemungkinan alat tersebut menyebabkan kerusakan pada organ terdekat seperti usus atau kandung kemih.
Kematian. Meskipun komplikasi ini jarang terjadi, tapi kematian bisa terjadi jika aborsi menyebabkan perdarahan yang berlebihan, infeksi, kerusakan organ serta reaksi dari anestesi yang dapat menyebabkan kematian.
Selain itu ada juga risiko lain jika melakukan lebih dari satu kali aborsi yaitu meningkatkan risiko melahirkan prematur nantinya serta komplikasi lain akibat prematur seperti masalah pada mata, otak, pernapasan atau usus.
Para ahli medis kini sedang meneliti hubungan antara aborsi dengan kanker payudara, yaitu saat seseorang mulai hamil maka dengan sendirinya jaringan yang berhubungan dengan air susu juga akan berkembang. Namun jika dilakukan aborsi ada kemungkinan jaringan ini mengembangkan kanker payudara.
Sedangkan efek aborsi terhadap faktor emosional adalah menimbulkan kelainan pola makan, timbul rasa bersalah yang dapat memicu stres atau depresi serta kemungkinan disfungsi seksual.
Mendapatkan kehamilan yang tidak terduga memang menimbulkan beban mental tersendiri, tapi memilih untuk melanjutkan kehamilan dan menjadi orangtua adalah satu-satunya pilihan yang terbaik.
Bicaralah dengan seseorang yang bisa dipercaya serta adanya dukungan dari orang-orang disekitar akan membantu seseorang menjalani kehamilan yang tidak diinginkannya itu.
Naegleria, Penyakit Mematikan Perusak Sistem Otak
Sekarang kita harus berhati-hati saat kita berenang di tempat rekreasi. Karena ada si Naegleria. Ada yang tahu nggak apa itu Naegleria. Penyakit yang satu ini memang tidak begitu populer terutama di Indonesia. Apa lagi Infeksi Penyakit ini sangat jarang di temukan. Tetapi hati-hati sekali kita terjangkit penyakit ini maka dalam 1 minggu nyawa sudah melayang. Selain karena Penyakit ini belum di temukan obatnya, Penyakit ini pun terbilang cepat infeksinya.
Naegleria adalah amoeba yang hidup di perairan tawar air panas. Penyakit yang si sebabkan amoeba ini disebut Naegleria fowleri.Fowleri berasal dari nama Penemunya Dr’s Fowler. Amoeba ini biasa terdapat di :
Danau, Sungai, dan sumber alam lainnya
Sumber air panas Bumi
Kolam renang yang kurang terpelihara
Tanah Dari tahun 1998-2007 baru dilaporkan 33 infeksi di AS. Belum ada laporan Naegleria di Indonesia. Walaupun belum ada laporan kita harus tetap berhati-hati. Amoeba ini biasanya masuk melalui hidung kemudian menyerang dan merusak sel otak dan sum-sum tulang belakang.
Salah satu cara mengantisipasi agar kita tidak terinfeksi Amoeba ini adalah :
Hindari kegiatan yang berkaitan dengan air dalam tubuh hangat air tawar, air panas, dan termal-air tercemar seperti air di sekitar pembangkit listrik.
Hindari kegiatan yang berhubungan dengan air di air tawar hangat selama periode suhu air yang tinggi dan kadar air rendah.
Pegang tutup hidung atau menggunakan klip hidung ketika mengambil bagian dalam kegiatan yang berkaitan dengan air hangat di badan air tawar seperti danau, sungai, atau mata air panas.
Hindari menggali atau mengaduk-aduk endapan saat mengambil bagian dalam kegiatan yang berhubungan dengan air dangkal, daerah air tawar hangat.
Jadi hati-hatilah ya teman saat kita berenang di tempat terbuka. Jangan sampai kit amenjadi korban penyakit ini selanjutnya.
Postingan Populer
-
Fakta jika manusia mempunyai sayap Pernah tidak kalian berfikir ,kenapa manusia tidak bisa terbang ? pasti kan jadi lebih menyen...
-
Kejuaraan balap hewan Internasional Siput Kebun ( Helix aspersa ) Kecepatan Maksimum: 0,1 km/jam Kukang Bercakar-Tiga ( Bradypus sp. ) Kecep...
-
Konservasi Penyu Kili-Kili: Bukti Cinta Warga Pesisir Trenggalek Jaga Penyu Indonesia October 2, 2012 Dhenok Hastuti (Kontributor Jawa Bar...
-
Tempat Wisata Baru di Semarang (PUASKAN MATA ANDA) Semarang adalah ibukota dari Provinsi Jawa Tengah dan juga merupakan kota terbesar ke...
-
Tembak mati, kursi listrik, pancung, atau suntik mati? Itu adalah beberapa pilihan untuk hukuman terpidana mati. Namun diantara semua hu...
-
Pihak berwenang tak kurang akal untuk melawan gerombolan nyamuk yang membuat warga Warsawa jadi sinting. Tidak menggunakan pestisida, ...
-
Ikan Layar ( Istiophorus Platypterus ) PEMENANG K ecepatan Maksimum: 112 km/jam] Kategori: Hewan perenang tercepat di dunia Ikan Pedang ( Xi...
-
1. Laki-laki “Anak Mama” Bisa jadi dalam penampilannya; lembut tutur katanya, sensitive perasaannya, manja gayanya, dan gemulai penampilan...
-
Implementasi Kurikulum 2013 dan Sebuah Pengantar kajian Oleh: teguh luvutoo Mahasiswa Program olahraga universitas sebelas maret Abstrak: Ke...
-
Jika Anda jalan-jalan di London, cepat atau lambat pasti akan menjumpai atau bahkan menelusuri jalan kecil yang terletak tepat di tepi sunga...

