Tampilkan postingan dengan label Pedesaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pedesaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

7 Tempat Wisata Terkenal di Turki

Tempat wisata terkenal di Turki Cappadocia
Info tur naik balon udara di Cappadocia
Turki memiliki tempat bersejarah dan cantik untuk dikunjungi. Setelah 12 tempat wisata terkenal di Istanbul, Turki, sekarang Explorer Guidebook akan membahas 7 tempat wisata terkenal di Turki secara global yang sudah terkenal hingga ke penjuru dunia. Siap? Yuk kita mulai.

1. Cappadocia
Tempat wisata terkenal di Turki Cappaocia Kappaokya


Kappadokya atau Cappadocia adalah sebuah wilayah bersejarah di provinsi Nevşehir Turki bagian Asia yang memiliki banyak keistimewaan, baik dari segi budaya, sejarah, maupun geologis. Wilayah ini terletak di dataran tinggi dan memiliki relief tanah bergunung-gunung dan berlembah dengan kontur yang unik. Cappadocia merupakan salah satu tempat wisata populer di Turki dan juga dunia, dan terkenal dengan situs batunya yang luas dan unik, khususnya menara dan rumah-rumah batu kuno yang seperti berasal dari negeri dongeng. 

Beberapa kota yang menjadi pusat wisata di Cappadocia adalah Goreme, Urgup, Ihlara Valley, Selime, Guzelyurt, Uchisar, Avanos dan Zelve. Di kota-kota ini pengunjung bisa melihat banyak bangunan, rumah, dan juga gua yang terbuat dari batu utuh yang dilubangi. Bahkan wisatawan juga bisa merasakan tinggal di dalam bangunan unik ini dengan menginap di hotel-hotel batu yang ada di kota Urgup, Guzelyurt, dan Uchisar (cek budget hotel di DerinkuyuGuzelyurtUchisar, dan Ürgüp.). Bagi yang ingin melihat kota bawah tanah yang unik, Cappadocia juga memiliki sejumlah kota bawah tanah, diantaranya yang terkenal adalah Kaymakli, Derinkuyu, Gaziemir dan Ozkanak.

Naik balon udara di Cappadocia Turki juga sangat populer di kalangan wisatawan. Mengingat wilayah Cappadocia yang luas, naik balon udara ini bisa sangat membantu Anda untuk melihat area ini secara keseluruhan dan mendapatkan gambaran utuh tentang Cappadocia. Namun jika ingin melihat bangunan batu serta kontur lembahnya secara dekat, Anda lebih baik mengunjungi situsnya secara langsung, dan konsentrasi pada satu tempat untuk dieksplor lebih mendalam. Karena itu menurut saya naik balon udara di atas Cappadocia ini bukan alternatif, melainkan ekstra. Jadi kunjungan daratannya tetap wajib :D. Trekking atau menyusuri Cappadocia bisa Anda nikmati di Goreme, Urgup, Ihlara Valley, dan Monastery Valley (Guzelyurt).

Tempat wisata terkenal di turki Pamukkale

Pamukkale, 'istana kapas', atau ‘kastil kapas’ adalah sebuah situs alam unik di Pamukkale, provinsi Denizli, Turki. Tempat ini memiliki kolam sumber mata air panas yang unik, dengan dinding dan lantai di sekitarnya yang berwarna putih dan berbentuk unik menyerupai kapas. Dinding dan teras berwarna putih ini merupakan sedimen atau hasil endapan kalsium karbonat dari air yang kemudian lama kelamaan mengeras. Total terdapat 17 sumber mata air panas di Pamukkale dengan suhu berkisar antara 35-100°C. Situs alam ini terletak di lembah sungai Menderes dan mempunyai iklim sedang hampir sepanjang tahun. 

Dengan keunikannya, Pamukkale menjadi salah satu tempat wisata paling terkenal di Turki yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Tempat ini juga telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO di Turki pada tahun 1988, bersama situs kota kuno Hierapolis yang dibangun di atasnya. Jadi jika Anda berkunjung ke Pamukkale, Anda tidak hanya bisa menikmati keindahan pemandangannya, tetapi juga bisa merendam kaki/berenang di kolam air panas, serta berkeliling Hierapolis dan melihat sisa-sisa bangunan kuno yang berasal dari abad 2! Di Hierapolis juga terdapat museum, dan tak ketinggalan, kolam pemandian air panas. Tertarik ke sini? 

3. Şirince, Izmir
Tempat wisata terkenal di Turki Sirince

Çirkince atau Şirince adalah sebuah desa kecil cantik yang terletak di provinsi İzmir, Turki, dekat kota tua zaman Yunani kuno, Ephesus. Desa yang berada di area perbukitan ini terkenal dengan wine-nya dan juga bangunan-bangunanya yang khas. Berkunjung ke desa ini Anda akan disuguhi pemandangan desa yang cantik dengan jalan-jalan kecil berbatu yang menanjak dan menurun. Kebun anggur, buah persik, dan juga zaitun (olive) juga menjadi pemandangan yang bisa dijumpai di Sirince. 

Selain itu, Sirince merupakan desa penghasil wine. Hampir setiap rumah di desa ini membuat wine mereka sendiri. Dan wine-wine buatan rumah ini, yang dipajang di kios dan toko-toko kecil, juga menjadi pemandangan menarik tersendiri. Selain wine anggur, warga Sirince juga membuat wine buah-buahan seperti wine dari apel, cherry, blackberry, strawberry, kiwi, melon, dan juga buah persik. Anda juga bisa menjumpai aneka produk homemade lainnya di Sirince, mulai dari kerajinan tangan, minyak zaitun, sabun, aneka produk dari lavender, hingga kosmetik alami. 

Wah menarik ya? Pantas Sirince menjadi salah satu tempat wisata populer di Turki. Dan setiap weekend, desa ini selalu dipadati oleh turis, terlebih wisatawan lokal. Dan kini Sirince bahkan lebih terkenal lagi di dunia internasional khususnya setelah disebut-sebut sebagai tempat yang akan terlindung dari kehancuran dunia pada ‘hari kiamat’ Desember 2012 yang diramalkan oleh suku Maya. Sirince dianggap memiliki energi positif karena terletak dekat dengan area yang dipercaya oleh umat Kristiani sebagai tempat Bunda Maria naik ke surga. 

Tak ayal berkat isu ini, desa Sirince pun kebanjiran pendatang yang percaya akan ramalan 20-12-2012 dan ingin mencari tempat perlindungan :D, walau akhirnya, ternyata ‘ramalan’ kiamat ini tak terbukti benar. Meski demikian, Sirince masih mempertahankan kepopulerannya dengan semua daya tarik yang dimilikinya, dan menarik banyak wisatawan ke desa ini. Anda juga sempatkan ke desa ini ya kalau wisata ke Turki :)

All articles © explorerguidebook.blogspot.com

Selasa, 01 Oktober 2013

Marken: Indah dan Tenteramnya Desa Khas Belanda

Marken netherlands
Rumah-rumah  di tepi kanal di Marken
Kalau masih ingin melihat tempat-tempat bernuansa pedesaan yang indah, tenang, dan damai, lengkap dengan rumah kayu cantik khas Belanda, ada baiknya Anda melanjutkan perjalaan ke Marken. Marken adalah
sebuah desa di semenanjung danau Ijsselmeer, di wilayah Waterland dan Zaan, provinsi North Holland, Belanda. Desa kecil ini terkenal dengan rumah-rumah kayunya yang khas (kebanyakan berwarna hitam dan hijau) serta halaman rumput yang bersih dan terpotong rapi yang berada di tepi kanal air yang tenang. 

Marken terletak di daratan yang terpisah dengan daratan utama sehingga seperti pulau dan memiliki area pelabuhan seperti halnya Volendam. Selain melihat area perumahannya yang seperti dalam gambar dan terlihat unreal (saking bagusnya), kita juga bisa bersepeda keliling Marken untuk melihat lapangan terbuka dan areal pertanian dan melihat lebih banyak lagi area pemukiman. Anda mungkin juga bisa melihat kawanan domba yang sedang merumput :). Selain itu Marken masih memiliki daya tarik lain untuk para wisatawan seperti salah satu mercusuar paling terkenal di Belanda yaitu Paard van marken yang terletak di ujung semenanjung, museum, dan juga toko suvenir. Tergoda untuk datang ke sini?

Tepi pelabuhan Marken
Rumah-rumah yang menjadi pemandangan khas Marken

Transportasi: Bagaimana ke Marken?
- Bus. Naik jalur 311 dari Amsterdam. Atau naik jalur 610 dari Volendam
- Kapal ferry: naik dari Volendam. Pada musim panas atau musim puncak liburan, ada kapal ferry yang menghubungkan Marken dan Volendam, dan berangkat setiap 30-45 menit sekali.

Pusat informasi turis:
VVV tourist information point, Havenbuurt 19c, +31 299-820046. Kita bisa mendapatkan leaflet dan peta Marken di sini.

All articles ©explorerguidebook.blogspot.com


Artikel terkait:

Zaanse Schans, Desa Kincir Angin Indah di Belanda

Zaanse Schans windmills
Kincir angin di Zaanse Schans
Zaanse Schans adalah sebuah kawasan yang berada di tepi sungai Zaan di Zaandam, dekat desa Zaandijk, provinsi North Holland, Belanda. Tempat ini menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Belanda dan dikunjungi oleh kurang lebih 900 ribu orang per tahun. Zaanse Schans merupakan salah satu dari dua tempat di Belanda yang masih memiliki cukup banyak kincir angin yang terkonsentrasi dalam satu kawasan. Tempat lainnya adalah Kinderdijk

Berkunjung ke Zaanse Schans, Anda akan disuguhi pemandangan indah khas pedesaan Belanda yang memiliki banyak kincir angin dan rumah-rumah kayu tradisional, yang dipercantik dengan parit-parit dan rerumputan yang terlihat bersih dan rapi disepanjang jalan-jalannya yang sempit. Beberapa pohon dan tiang lampu klasik juga terlihat menghiasi jalanan sepanjang rumah-rumah pemukiman di sekitarnya. Pemandangan khas pedesaan lain adalah areal pertanian yang cukup luas yang bisa kita jumpai di dekat bangunan kincir angin. Anda mungkin juga bisa melihat beberapa kambing yang sedang merumput di area sekitar (Kalau nggak kebetulan lihat, cari di halaman belakang Cheese Farm De Catharina Hoeve :D *niat*). 

Zaandijk Zaanse Schans
Rumah-rumah di Zaandijk - Zaanse Schans
Total terdapat 8 kincir angin kuno khas Belanda di Zaanse Schans yang hingga kini masih berfungsi dan beroperasi, dan digunakan untuk keperluan industri yang berbeda. Sebagian besar kincir angin ini terbuka untuk pengunjung dan dengan membayar biaya masuk, kita bisa memasuki dan melihat-lihat bagian dalam kincir-kincir bersejarah ini. Sedangkan rumah-rumahnya, kebanyakan adalah rumah tempat tinggal yang masih berpenghuni sehingga kita hanya bisa menikmati kecantikannya dari jauh (yaelah..). Bukan, dari luar maksudnya. Selain pemandangan di Zaanse Schans yang indah, tempat ini juga punya daya tarik lain seperti beberapa museum, toko suvenir, cafe, dan juga toko keju dan sepatu kayu khas Belanda (clog) dimana kita bisa melihat langsung proses pembuatannya. Asyik kan?

Zaanse Schans
Zaanse Schans
Tiket masuk Zaase Schans: Masuk ke kawasan ini gratis
Transportasi: Bagaimana cara ke Zaanse Schans?
- Naik kereta dari Amsterdam Central station (lama perjalanan 17 menit), turun di stasiun Koog-Zaandijk. Lalu Jalan kaki 10-15 menit melewati desa Zaandijk dengan mengikuti petunjuk arah ke Zaanse Schans (Entah berangkat atau pulangnya, saya sarankan Anda ambil jalur ini karena bisa sekaligus melihat pemandangan indah rumah-rumah pedesaan di Zaandijk).
- Naik bus Connexxion jalur 391 (warna merah) dari Amsterdam Central Station (lama perjalanan 40-45 menit). Pemberhentian terakhir bus ini tepat berada di samping pintu masuk utama ke Zaanse Schans.

All articles ©explorerguidebook.blogspot.com

Artikel terkait:

Edam, Kota Keju nan Indah Indah di Belanda

Edam Netherlands


Edam adalah sebuah kota kecil yang terletak di kotamadya Edam-Volendam, provinsi North Holland, Belanda, tidak jauh dari Volendam. Selain terkenal dengan kejunya, yaitu keju Edam yang popularitasnya sudah mendunia, kota ini juga populer di kalangan wisatawan sebagai salah satu tempat indah di Belanda dengan pemandangan dan atmosfer tradisional yang khas. Agak mirip dengan Volendam, jalan-jalan di sini Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan kota bernuansa zaman dulu yang terasa tenteram namun memikat hati.
Di sepanjang tepi kanalnya, Anda akan melihat bangunan-bangunan berdinding batu bata dengan gaya arsitektur tradisional yang berderet merapat, serta jalan-jalan sempit yang lengang, dan terkadang beberapa bangku taman di tepi kanal. Di jalan-jalan masuknya, juga berdiri bangunan khas dan toko-toko yang terlihat klasik namun colourful dengan jalan-jalan kecil yang diaspal dengan balok-balok batu. Sementara di bagian lain juga bisa ditemui bangunan-bangunan rumah mungil berdinding kayu yang berada di tepi kanal yang tenang. Sangat sayang jika tidak diabadikan.

Selain itu, pusat kota tua Edam juga memiliki sejumlah bangunan tua seperti Grote Kerk (St. Nicholas Church), Town Hall, Edam Museum, Weigh House, dan juga salah satu yang menjadi daya tarik utama Edam, yaitu Cheese Market. Pasar ini bukanlah pasar sungguhan (pasar keju yang asli di sini sudah ditiadakan sejak tahun 1922), melainkan pertunjukan yang memang diperuntukkan untuk para wisatawan, yang memeragakan kegiatan cheese market zaman dulu. Banyaknya bulatan-bulatan keju yang terhampar di tanah serta para pengangkut keju berkostum tradisional yang mengangkut keju dengan alat angkut yang unik dan sambil berlarian adalah pemandangan yang bisa Anda saksikan di Cheese Market. Pertunjukan yang digelar di pusat kota ini juga dikelilingi oleh bangunan-bangunan klasik sehingga semakin menambah daya tariknya. Cheese Market di Edam diadakan pada bulan Juli dan Agustus, setiap hari Rabu, pkl 10:30-12:30. Jika anda ingin melihatnya, datang lebih awal karena bisa jadi sangat sesak oleh penonton. Dan jika Anda ingin membeli keju Edam, jangan khawatir, Anda bisa membelinya di toko-toko keju yang banyak tersebar di kota ini.


Transportasi: Bagaimana cara ke Edam?
- Dari Amsterdam: naik bus jalur 110, 112, 114,116,117, atau 118 ke Edam (perhatikan, beberapa jalur ini juga menuju Volendam jadi Anda akan mudah mengunjungi Edam dan Volendam sekaligus à Baca Volendam)

Pusat informasi turis di Edam:
VVV tourist information office, Damplein (di City Hall), +31 299-315125

All articles ©explorerguidebook.blogspot.com


Artikel terkait:
7 Tempat Indah Bak Lukisan di Belanda






Volendam, Kota Nelayan Indah di Belanda


Volendam


Volendam adalah kota kecil yang terletak di kotamadya Edam-Volendam, di provinsi North Holland, Belanda, 20 km ke utara dari Amsterdam. Kota ini sangat populer di kalangan wisatawan, dan terkenal dengan nuansa desa nelayannya yang khas dan pakaian tradisionalnya yang masih dipakai oleh beberapa warga. Berkunjung ke old center kota Volendam, Anda akan langsung terkesan dengan pemandangan
dan atmosfer menyenangkan dari ‘desa’ nelayan yang kecil namun ramai ini. Di pelabuhannya, Anda akan dihadapkan pemandangan laut dan banyak kapal serta kapal-kapal nelayan tradisional dengan tiang-tiangnya yang tinggi sedang ditambat. Sementara di tepinya dan sepanjang jalan-jalan masuknya, berdiri deretan toko, termasuk toko suvenir khas Volendam, restauran, dan bar, serta rumah-rumah kayu dan batu bata yang mungil dan khas, yang semuanya cantik-cantik dan colourful. Kalau Anda ke sini, luangkan waktu untuk berkeliling karena semua bagian dari kawasan ini worth exploring.

Banyaknya toko dan pengunjung juga semakin membuat suasana kota ini semakin hidup. Dan selain daya tarik yang sudah saya sebutkan, Volendam masih punya banyak hal untuk ditawarkan kepada wisatawan, salah satunya adalah beberapa studio foto di mana kita bisa berfoto menggunakan pakaian tradisional khas Volendam. Last words, if I have opportunities to live anywhere in the world, Volendam is one of those places on my list! How about you? And FYI, seniman terkenal seperti Pablo Picasso dan Pierre-Auguste Renoir dulu juga suka menghabiskan waktu di kota indah ini. Hmm.. sepertinya kebanyakan tempat-tempat picturesque di dunia selalu ditemukan pertama kali oleh para artis dan seniman ya (baca saja Montmartre di Paris). Mungkin karena memang pada dasarnya para senimanlah yang paling menyukai dan mengapresiasi keindahan, punya mata artistik and romantic at heart (aih, nggak jauh beda sama saya *glek*)

Lihat objek wisata dan transportasi ke Volendam.

Beberapa tempat spesifik yang bisa dikunjungi di Volendam:
1. Tempat berfoto dengan kostum tradisional Volendam:
- Foto de Boer (alamat: Haven 82),
- Foto Zwarthoed (alamat: Haven 12),
- Fotoshop Volendam (alamat: Haven 102).
2. Volendam Museum, di mana kita bisa melihat kostum tradisional, interior rumah kuno, seni rakyat, dan sejarah Volendam.
Alamat: Zeestraat 41.
Jam buka: Pkl 10.00-17.00 (Hanya antara 14 Maret-30 Oktober)
Harga tiket masuk: € 3
1.    Visafslag. Alamat: Haven 41. Merupakan bangunan kayu buatan tahun 1934 di mana para nelayan melelang ikan dalam jumlah besar pada abad 20an.
2.    Gereja (kerk): Stolphoevekerk, alamat: Burg. Kolfschotenplein 1 dan t. Vincentiuskerk, alamat: Kerkepad 1.

Dari Volendam Anda bisa melanjutkan jalan-jalan ke Marken atau Edam.

Transportasi: Bagaimana cara ke Volendam?
- Dari Amsterdam, naik bus jalur 110, 112, 118, atau 373 ke Volendam
- Kapal ferry. Pada musim panas atau musim puncak liburan, ada kapal ferry yang menghubungkan Volendam dan Marken setiap 30-45 menit sekali.

Pusat informasi turis:
VVV tourist information office Volendam, Zeestraat 37, +31 299 - 36 37 47. Di sini kita bisa memperoleh banyak informasi tentang objek wisata, pilihan penginapan, dan kegiatan yang bisa dilakukan di Volendam.

All articles ©explorerguidebook.blogspot.com


Artikel terkait:
7 Tempat Indah Bak Lukisan di Belanda

Selasa, 30 Juli 2013

Panduan Wisata ke Montmartre, Paris

Antik, bernuansa kota kecil, dan menawan. Dengan segala pesona dan sejarahnya, tak diragukan lagi Montmartre menjadi salah satu kawasan paling colourful dan menarik di Paris. Bukan rahasia lagi kalau kawasan ini juga dianggap sebagai salah satu tempat paling romantis di Paris. Dan Montmartre, masih memiliki sejuta pesona lain yang membuatnya selalu dibanjiri turis setiap tahunnya. Dua di antaranya adalah gereja basilika ikonik berwarna putih yang ada di puncak bukit dan dua kincir angin kuno yang masih ada hingga sekarang. Nah, ingin tahu objek wisata dan tempat-tempat terkenal di Montmartre apa saja yang selalu dikunjungi oleh para turis?
                                         
Antik, bernuansa kota kecil, dan menawan. Mungkin inilah tiga kata yang bisa sedikit menggambarkan Montmartre, sebuah distrik yang terletak di atas bukit dengan nama yang sama, di pinggiran kota Paris, Perancis. Kawasan yang terletak di arrondissement (distrik) 18 ini memiliki suasana kota tua yang antik dan klasik yang membuat kita merasakan sisi lain Paris selain suasana kota metropolitan.

Mengunjungi Montmartre, Anda akan terpesona dengan atmosfernya. Di mana banyak bangunan, toko, dan cafe yang bergaya unik dan klasik berdiri berdempetan dan berjejalan di tepi-tepi jalan batu yang berliku, sempit, dan terkadang menanjak. Beberapa rumah zaman dulu dengan dinding dipenuhi tanaman rambat juga bisa ditemui di kawasan ini. Adanya pertunjukan oleh musisi atau pementas jalanan juga menjadi pemandangan biasa di Montmartre.

Tangga-tangga curam dan sempit yang diapit oleh bangunan-bangunan apartemen dan dihiasi deretan tiang lampu klasik dan pepohonan di tepinya juga menjadi pemandangan khas di sini, mengingat kawasan ini memang berada di atas bukit. Tangga-tangga ini terlihat paling bagus saat pohon-pohon di tepinya terlihat gundul atau tanpa daun (uh, yang kayak begini favorit saya banget dah). Selain itu, Anda mungkin juga akan melihat atau bahkan naik kereta mini beroda yang lucu dan juga kereta trem kecil yang meluncur naik turun bukit.

Montmartre dulu juga menjadi kawasan tempat tinggal dan berkumpulnya para seniman Perancis, yang kemudian besar namanya seperti Pablo Picasso, Vincent Van Gogh, Salvador Dali, Claude Monet, dan Pierre-Auguste Renoir. Kalau Italia punya Florence di mana para seniman Italia hidup dan Berkarya, maka Perancis punya Montmartre. Karena itu, jangan heran bila di kawasan ini Anda akan menemui sejumlah tempat yang merupakan bekas studio atau tempat tinggal seniman-seniman tersebut. Bahkan banyak juga tempat di Montmartre yang mengklaim keterkaitan mereka dengan para seniman ini dengan memampang plakat dengan tulisan seperti “Seniman X dulu pernah bla bla bla di sini” :p

Dengan segala pesona dan sejarahnya, tak diragukan lagi Montmartre menjadi salah satu kawasan paling colourful dan menarik di Paris. Dan sudah bukan rahasia lagi kalau kawasan ini juga dianggap sebagai salah satu tempat paling romantis di Paris. Dan tempat ini, masih memiliki sejuta pesona lain yang membuatnya selalu dibanjiri turis setiap tahunnya. Nah, ingin tahu objek wisata dan tempat-tempat terkenal apa saja yang selalu diburu para turis di Montmartre?

Karena merupakan sebuah kawasan, banyak sekali tempat menarik yang bisa dikunjungi di Montmartre, namun berikut akan saya rangkumkan tempat-tempat terkenal yang selalu dijadikan destinasi utama oleh para wisatawan yang jalan-jalan ke Montmartre. Selain tempat-tempat khusus ini, Anda masih sangat bisa menikmati pemandangan cantik khas Montmartre sepanjang perjalanan, atau berjalan-jalan sendiri untuk menjelajah kawasan ini dan menemukan tempat favorit Anda sendiri :). Ok, sekarang langsung saja. Berikut tempat-tempat wisata menarik dan terkenal di Montmartre, Paris:

1. Basilika Sacre Coeur
Sacre Coeur Montmartre Paris
Sacre Coeur basilika yang ikonik
Sacré-Coeur Basilica adalah gereja basilika berwarna putih yang berada di puncak bukit Montmartre dan menjadi landmark distrik ini. Warnanya yang putih polos dan letaknya yang tinggi tepat di puncak bukit, membuat Sacre Coeur terlihat sangat menonjol di panorama kota Paris dan menjadi titik tertinggi ketiga di Paris setelah Menara Eiffel dan Montparnasse Tower. Basilika ini pun terlihat jelas dari kejauhan yang menandakan di mana distrik wisata populer Montmartre berada.

Sacre-Coeur Basilica (Basilica of the Sacred Heart) dibangun pada tahun 1875 dan menggunakan batu khusus agar warnanya tetap putih, polos, dan bersih meskipun berada di antara udara kota besar yang terpolusi seperti Paris. Nggak lucu kan kalau namanya ‘basilika hati yang suci’ tapi warnanya ternoda :D. Karena itu semua sudah direncanakan dengan matang dan digunakanlah batu khusus dalam pembangunanya, yaitu batu Château-Landon. Saat turun hujan, batu ini akan bereaksi dengan air hujan dan akan mengeluarkan kalsit (zat kapur) yang berfungsi sebagai pemutih, sehingga dinding luar Sacre Coeur akan tetap terlihat putih bersih. Wah keren ya.

Selain masuk ke dalam basilika untuk melihat interiornya, kegiatan wisata juga banyak terjadi di luar. Pengunjung biasanya senang jalan-jalan dan duduk-duduk di tangga menuju basilika atau duduk-duduk dan tiduran di taman rumputnya,. Favorit para wisatawan adalah duduk-duduk dan piknik di dasar tangga Sacre Cour sambil menyaksikan beberapa pertujukan yang dilakukan oleh para musisi dan pementas jalanan. Hal ini tak ubahnya membuat tangga ini seperti amfiteater ‘alami’ di mana para penonton duduk menjejali undakan-undakan tangganya. Jadi jangan heran jika tangga ini sangat penuh pengunjung pada musim-musim puncak liburan seperti pada musim panas.

Sacre Coeur Montmartre Paris

Apalagi tangga ini juga menjadi spot strategis di mana kita bisa berfoto dengan latar belakang Basilika Sacre Coeur. Dari tangga dan halaman basilika kita juga bisa melihat ke bawah ke arah panorama kota Paris yang terlihat menakjubkan dari atas. Di beberapa level tangga juga terdapat beberapa bangku taman jika kita ingin duduk-duduk dengan nyaman (jika tidak penuh semua :p) sambil menikmati panorama kota Paris. Taman rumput di area sekitar basilika juga semakin menyegarkan pemandangan di tempat ini. Tak ketinggalan juga tiang lampu klasik. Cucoklah pokoknya!

Alamat: 35 rue du Chevalier de la Barre, Montmartre, Paris

2. Church of St. Pierre
Di dekat Basilika Sacre Coeur, juga ada satu lagi gereja di Montmartre, yaitu Church of St. Pierre. Gereja ini merupakan salah satu gereja paling tua di Paris. Meskipun tidak terlalu populer, setidaknya Anda tahu kalau masih ada gereja lain di Montmartre, at least. And after visit it, you’re like going: “it’s nice to know this church.”

3. Place du Tetre
Place du Tetre Montmartre Paris
Seperti lukisan dalam lukisan (Place du Tetre, Montmartre)
Tidak jauh dari basilika putih, Place du Tetre adalah tempat wisata terkenal kedua di Montmartre setelah Sacre Coeur. Tempat ini merupakan alun-alun kecil yang menjadi ‘studio outdoor’ bagi para ‘seniman Montmartre’ masa kini. Di alun-alun ini Anda akan melihat banyak pelukis yang memasang stand-stand mereka, di bawah payung aneka warna dan memajang gambar serta lukisan warna-warni untuk menarik minat para wisatawan yang datang. Tempat ini mengingatkan kita bahwa di area sekitar inilah dulu para seniman besar Perancis tinggal dan bekerja. Alun-alun kecil ini juga dikelilingi oleh bangunan-bangunan, restauran, dan cafe bergaya klasik yang semakin menambah warna serta nilai artistik Place du Tetre. Belum lagi Basilika Sacre Cour yang ikut terlihat memadati sudut tepi alun-alun. Nyeni dan colourful, itulah Place du Tetre. Benar-benar background yang sempurna untuk berfoto di Montmartre yang katanya desa seniman ini.

Place du Tetre Montmartre Paris
Deretan cafe dan restauran di tepi Place du Tetre
Melihat-lihat gambar dan lukisan yang dipajang di Place du Tetre juga asyik, barangkali saja Anda bisa menemukan sesuatu yang bagus untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Anda juga bisa meminta salah satu seniman untuk membuat sketsa wajah Anda. Tapi sepakati dulu harganya sebelum memulai. Dari Place du Tetre Anda bisa lanjut berkeliling ke jalan-jalan sempit berbatu dan bangunan padat di sekitarnya. Ingat-ingat jalan atau bawa peta jika takut nyasar :p. Oh iya, di bangunan-bangunan dan cafe di Place du Tetre dan juga sekitarnya, perhatikan plakat-plakat yang tertempel di dinding yang menyatakan bahwa tempat tersebut bersejarah. Seperti plakat-plakat dengan tulisan yang sudah saya sebutkan tadi: “Seniman X dulu pernah bla bla bla di sini” :D

4. Jejak Seniman Ternama
Jika Anda ingin menelusuri jejak seniman di Montmartre lebih jauh, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat berikut yang beberapa tidak jauh dari Place du Tetre:
- Espace Dali, di 11 Rue Poulbot. Merupakan sebuah museum yang didedikasikan untuk Salvador Dali, khususnya karya patung dan ukirannya. Di museum ini juga ada workshop bagi anak-anak untuk memfamiliarkan mereka dengan karya-karya Salvador Dali.
- Montmartre Museum atau Musée du Montmartre, yang bertempat di bekas sebuah manor house tua. Selain pameran, di museum ini ada ruangan khusus yang didedikasikan untuk Erik Satie, seorang komposer ternama yang dulu pernah tinggal di bangunan ini. Seniman terkenal lain yang juga pernah tinggal di sini adalah Maurice Utrillo dan Demetrius Galanis.
- Renoir’s House, di 6 Rue de l'Abreuvoir. Merupakan bekas tempat tinggal seniman populer Pierre-Auguste Renoir.
- Dalida’s House, di rue d'Orchampt. Merupakan bekas rumah diva pop Dalida.
- Bateau Lavoire, 13 Place Emile-Goudeau. Merupakan bekas tempat tinggal Pablo Picasso dan juga sejumlah penyair.
- 54 Rue Lepic. Dulu Van Gogh tinggal di sini.

5. Montmartre Vineyard
Dekat Montmartre Museum, terdapat Vigne du Montmartre (Montmartre Vineyard) yaitu satu dari sedikit kebun anggur yang masih tersisa di Paris. Kebun ini masih memproduksi beberapa ratus botol wine yang dilelang dalam wine festival yang diadakan setiap hari Sabtu pertama di bulan Oktober. Kebun anggur ini tepat berada di tanah bukit yang menanjak dan diapit bangunan-bangunan apartemen bertingkat.

Alamat: Rue Saint-Vincent, Montmartre, Paris

6. Le Jardin Sauvage Saint-Vincent
Dekat Montmartre Vineyard, terdapat Le Jardin Sauvage Saint-Vincent, yaitu taman seluas 1.480 m2 yang didedikasikan untuk melestarikan ratusan spesies flora dan fauna, seperti kebun botani. Kebun ini hanya dibuka untuk umum satu atau dua kali dalam sebulan. Tetapi terkadang pada bulan tertentu seperti antara April hingga Oktober, kebun ini buka lebih sering.

Alamat: 14 rue Saint-Vincent, Montmartre, Paris

7. Café les 2 Moulin
Les 2 moulins cafe Paris
Cafe Les 2 Moulins
Cafe Les 2 Moulins (baca: Les Deux Moulins) adalah sebuah cafe cantik di jalan Rue Lepic, dekat Place Blanche, Montmartre. Cafe ini pernah menjadi lokasi syuting film Amelie dan selalu sibuk dan ramai oleh warga lokal, dan juga para turis yang ingin menelusuri jejak Amelie. Seperti kebanyakan cafe di Paris, cafe ini juga memiliki desain stylish dan memilki tempat duduk di trotoar. Ideal bagi yang ingin duduk-duduk sambil melihat orang lalu lalang atau menikmati suasana sekitar. Apalagi cafe ini juga menghadap ke bagian jalan Rue Lepic yang ramai oleh toko bunga, roti dan pastri, seafood, serta penjual daging. Oh ya soal nama, ‘Les Deux Moulins’ berarti The Two Windmills dan memang terletak dekat dengan 2 kincir angin kuno (windmills) yang ada di Montmartre.

8. Moulin de la Gallete
Ada dua kincir angin kuno yang masih tersisa di Montmartre yaitu Moulin de la Gallete dan Moulin Rouge. Dua kincir ini sering menjadi objek lukisan para seniman, salah satunya adalah lukisan terkenal karya Renoir yang berjudul “Le Bal du Moulin de la Galette” yang sekarang tergantung di dinding Musée d’Orsay, Paris. Moulin de la Gallete terletak di Rue Lepic, Montmartre, dan sekarang menjadi restauran.

9. Moulin Rouge
Moulin Rouge Paris
Moulin Rouge
Sementara Moulin Rouge yang terletak di distrik klub malam Pigalle dekat Montmartre, tepatnya di Boulevard de Clichy, merupakan club malam yang menyajikan hiburan cabaret dan terkenal sebagai tempat lahirnya tarian Can-can modern. Moulin Rouge, dengan kincir angin dan nyala lampu merahnya yang temaram di malam hari juga telah menjadi salah satu landmark populer kota Paris, khususnya kawasan Montmartre dan Pigalle. Moulin Rouge juga sering muncul dalam film, film dokumenter, dan buku. Pada malam hari, area depan Moulin Rouge biasanya ramai oleh pengunjung, meskipun banyak dari mereka adalah wisatawan atau turis yang sekedar ingin hangout atau nongkrong di tempat ikonik ini, tanpa berniat masuk dan menikmati hiburan di Moulin Rouge.

10. Montmartre Cemetry
Menelusuri Boulevard de Clichy menuju Place de Clichy, dan belok kanan menuju Avenue Rachel, Anda bisa menemukan sebuah area pemakaman klasik yang juga menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Montmartre. Cimetière de Montmartre atau Montmartre Cemetry merupakan salah satu pemakaman populer di Paris selain Père-Lachaise Cemetery. Pemakaman ini menawarkan suasana tenang dan klasik seperti pemakaman yang ada di film-film :) dengan bangunan makam lama dan baru berjejer padat di bawah sejumlah pepohonan yang meneduhinya. Uniknya lagi, Montmartre Cemetery dibangun di tanah yang posisinya lebih rendah dari level jalan. Pemakaman ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sejumlah seniman terkenal yang tinggal dan bekerja di kawasan Montmartre, salah satunya adalah diva pop Dalida yang rumahnya terletak di Rue d'Orchampt.

Alamat: 20 avenue Rachel (pintu masuk di Avenue Rachel di bawah Rue Caulaincourt), Montmartre, Paris


Transportasi: Bagaimana cara ke Montmartre?
Metro. Naik metro, turun di stasiun terdekat:
- Naik line/jalur 12, turun di stasiun metro Abesses. Anda langsung sampai di pusat distrik Montmartre.
- Naik jalur 2, turun di stasiun metro Anvers atau metro Blanche (Moulin Rouge). Bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan menuju montmartre dan memasuki Montmartre secara bertahap.

PS. Untuk mendaki dan keliling kawasan Montmartre Anda juga bisa naik kereta mini beroda yang akan membawa Anda menelusuri kawasan Montmartre tanpa harus capek-capek berjalan kaki. Dan untuk menuju puncak bukit, Anda juga bisa naik kereta trem kecil yang akan membawa Anda meluncur ke atas (dan turun) bukit.

Jika Anda merasa sayang harus melewatkan pemandangan selama perjalanan kalau menggunakan kedua fasilitas ini, Anda bisa membaginya setengah-setengah. Mendaki atau berangkat naik fasilitas ini, dan pulang dengan jalan kaki. Karena mendaki biasanya lebih capek, ketimbang turun. Tapi terserah Anda juga. Mungkin Anda lebih memilih bercapek-capek dulu baru ‘bersenang-senang’ kemudian sehingga nanti saat sampai di tujuan merasa lebih puas atas reward ‘jerih payah’ Anda. Dan tinggal turun dengan sedikit memanjakan diri sambil sepenuhnya menikmati perjalanan :)

Artikel Terkait:
10 Tempat Wisata Terkenal di Paris, Perancis
Nongkrong di Cafe terpopuler di Paris

Postingan Populer